HTTP Status[404] Errno [0]

Jarrako, Tujuh SKPD Dapat Rapor Merah

17 July 2016 06:05
Jarrako, Tujuh SKPD Dapat Rapor Merah
Dalam Rakorsus Walikota nyatakan sedih dengan SKDP yang rapor merah
Dalam Rakorsus Walikota nyatakan sedih dengan SKDP yang rapor merah

Dalam Rakorsus Walikota nyatakan sedih dengan SKDP yang rapor merah

BugisPos —├é Walikota Danny Pomanto menyatakan kesedihannya. Ini disebabkan├é karena ada tujuh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar mendapat `Rapor Merah` terkait serapan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD pada triwulan II anggaran 2016.
“Dari sejumlah SKPD ada tujuh diantaranya serapan anggaran hanya berada di posisi 33 persen. Hal tersebut berkaitan dengan proses tender barang dan jasa masih sangat rendah,” sebut Kepala Badan Perencanan Pembangunan Daerah Kota Makassar Syahrir Sappaile, Sabtu 16/7/16

Dalam Rapat Koordinasi Khusus membahas terkait kesiapan program pada APBD Perubahan 2016 dan penyusunan program anggaran tahun 2017 serta monitoring dan evaluasi triwulan II tahun anggaran 2016, Syahrir mengatakan proses lelang menjadi kendala utama lambatnya serapan anggaran tersebut.

“Kendalanya baru sepertiga program yang mereka alankan saat ini masih berkutat pada persoalan tender lelang. Tapi kami yakin hingga Agustus ini serapan anggaran akan dirampungkan dan mudah-mudahan tidak ada lagi mendapat rapor merah. Harusnya serapan anggaran sudah diatas 50 persen,” beber dia.

Diketahui tujuh SKPD tersebut yaitu Dinas Pendidikan (Disdik) KOta Makassar yang baru terrealisasi anggarannya 6,17 persen atau Rp5,4 miliar lebih dari Pagu anggaran 2016 sebesar Rp142,2 miliar lebih.

Kemudian,Dinas Perumahan dan Bangunan Pemerintah Kota Makassar terealisasi sebesar 17,22 persen atau Rp4,9 miliar lebih dari Pagu anggaran Rp57,8 miliar lebih. Selanjutnya Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar terealisasi baru 22,56 persen atau Rp62,7 miliar lebih dari Pagu anggaran senilai Rp530,4 miliar lebih. Lalu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya realisasinya baru 22,78 persen atau sebesar Rp12,5 miliar lebih.

Sementara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar terealisasi hanya 27,91 persen atau Rp2,3 miliar lebih dari Pagu anggaran Rp 17,1 miliar lebih. Sedangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar terealisasi baru 28,21 persen atau sebesar Rp2,9 miliar lebih dari Pagu anggaran sebesar Rp22,4 miliar lebih.

Dan Dinas Pertamanan dan Kebersihan (DPK) Kota Makassar terealisasi sebesar 32,44 persen atau Rp13,5 persen dari Pagu anggaran yang diberikan senilai Rp83,8 miliar lebih.

Yang Menggembirakan

Meski ada yang rapor merah, tapi juga ada sejumlah SKPD yang menggembirakan. Sebab ada 28 unit kerja berhasil merealisasikan programnya di atas 67%, bahkan satu di antaranya berhasil mencapai angka 100% untuk realisasi fisik yang dicapai oleh Bagian Pertanahan Sekretariat Daerah (Setda) kota Makassar.

Hal itu terlihat saat gelaran Rapat Kordinasi Khusus (Rakorsus) yang dipimpin oleh Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, di Hotel Four Point by Sheraton, Sabtu, (16/07).

“Jumlah ini menunjukkan semangat kerja dan soliditas setiap unit kerja semakin baik. Prestasi ini patut menjadi teladan,” ujar Danny.

Bahkan, Danny menyampaikan akan memberikan penghargaan khusus bagi unit kerja dengan capaian kinerja terbaik yang diraih oleh Bagian Kerja Sama Setda kota Makassar yang mencapai realisasi keuangan 97,13% atau setara dengan Rp 1.495.669.036 dari pagu anggaran 2016 sebesar Rp 2.800.000 dan realisasi fisik sebesar 97,13%.

Di bawahnya ada Bagian Keuangan Setda kota Makassar dengan realisasi keuangan sebesar 96,60% atau setara dengan Rp 732.287.400 dari pagu anggaran Rp 1.400.000 dan realisasi fisik sebesar 96,61%.

Pada urutan ketiga Bagian Tata Pemerintahan yang mencapai serapan anggaran sebesar Rp 1.265.241.830 atau 95,28% dari pagu anggaran Rp 2.650.000 dan realisasi fisik 95,28%.

Dinas Tenaga Kerja menempati urutan ke empat pencapaian kinerja kategori baik per unit kerja, dan menjadi SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) pertama pada kategori baik dengan realisasi keuangan sebesar Rp 9.559.826.505 atau 94,45% dari pagu anggaran Rp 19.186.000.000 dan realisasi fisik mencapai 94,45%.

Menyusul Bagian Pertanahan Setda kota Makassar membukukan realisasi keuangan sebesar Rp 11.773.768.800 atau 90,34% dari pagu anggaran Rp 23.508.800.000 dan realisasi fisik mencapai 100%.

Tempat ke enam diisi Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Peternakan dengan realisasi keuangan mencapai 89,55% atau setara Rp 14.999.732.228 dari pagu anggaran Rp 33.390.000.000 dan realisasi fisik 92,02%.

Deret ke tujuh ditempati kecamatan Mariso yang menjadi kecamatan pertama capaian kinerja dengan kategori baik. Berhasil mencapai realisasi keuangan sebesar Rp 10.421.959.083 atau 88,32% dari pagu anggaran Rp 20.083.656.000 dan realisasi fisik 96,54%. darna


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya