HTTP Status[404] Errno [0]

Walikota Doakan Syahruddin dari Riau

22 July 2016 23:02
Walikota Doakan Syahruddin dari Riau
Syahruddin (kanan) bersama Walikota Danny Pomanto
Syahruddin (kanan) bersama Walikota Danny Pomanto

Syahruddin (kanan) bersama Walikota Danny Pomanto

BugisPos — Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan duka cita atas wafatnya Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Makassar, Syahruddin AR Kamis (21/07).

Danny mendoakan Syahruddin dari pulau seberang. Ia harus rela tak melepas langsung kepergian pamong terbaiknya. Suasana duka masih membayangi Danny, yang pagi ini, Jumat (22/07) berada di Riau untuk menerima penghargaan Adipura Kirana dari Presiden RI Jokowidodo.

Saat menerima kabar duka, Danny berada di Surabaya menjadi nara sumber pada forum Goesmart 2016. Saat itu juga ia memutuskan untuk langsung ke Makassar.

Sayangnya, Danny bersama Kabag Humas Pemkot Makassar, Firman Hamid Pagarra yang mendampinginya tiba di bandara lima menit sebelum pesawat take off. Harapan untuk pulang ke Makassar menjadi kandas.

Tak ingin menyerah, pihak protokol terus berupaya, sayangnya penerbangan penuh tak menyisakan satu kursi pun. “Kalau saja berjalan sesuai rencana, bapak ke Makassar dulu setelah itu ke Jakarta lalu lanjut ke Pekanbaru. Perjalanan ke Pekanbaru yang seharusnya kemarin telah dibatalkan, dan semalam baru mendapatkan tiket untuk berangkat pagi ini,” terang Firman, Jumat, (22/07).

Sebelumnya, Walikota Danny mengusulkan menggabung rangkaian kegiatan anugerah Adipura dilaksanakan sekali pada pagi hari, atas usul itu seluruh rangkaian acara disatukan pagi ini, dan kehadirannya di Riau memenuhi janji untuk menghadiri penyerahan Adipura.

Saat ini, Walikota Danny didampingi Kabag Humas berada di kabupaten Siak, Riau. Dari pulau di ujung barat Indonesia, Danny bersama sejumlah kepala SKPD memanjatkan doa bagi Syahruddin, “Terkirim Shalawat dan Al Fatihah buat almarhum, semoga khusnul khotimah. Ini adalah pukulan berat bagi pemerintahan kami. Di tengah anugerah Adipura Kirana, pemerintah kota harus kehilangan putera terbaiknya,” ungkap Danny.

Menurutnya, Syahruddin adalah sosok yang selalu bisa diandalkan dalam menjalankan tanggung jawab apapun yang diamanahkan kepadanya. Kiprah Syahruddin di pemerintah kota, membawa pengaruh positif bagi kota Makassar. “Almarhum selalu bisa diandalkan dalam menyukseskan program Pemkot,” kata Danny.

Adipura Kirana yang diterima Makassar tahun ini, tak sekedar menjadi simbol kerja keras dan kerja sama pemerintah bersama masyarakat. Penghargaan ini juga mengingatkan warga bersama pemerintah untuk terus berjuang mewujudkan Makassar yang dua kali tambah baik dan nyaman untuk semua, khususnya pada sisi kebersihan kota. rilis


Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya