HTTP Status[404] Errno [0]

Matimako, Buwas Perketat ki Pelabuhan dan Kampus di Makassar

25 July 2016 22:10
Matimako, Buwas Perketat ki Pelabuhan dan Kampus di Makassar
Kepala BNN RI Komjen Pol Budi Waseso bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan saat bertemu di bandara Sultan Hasanuddin Makassar 24/07/2016.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Kepala BNN RI Komjen Pol Budi Waseso bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan saat bertemu di bandara Sultan Hasanuddin Makassar 24/07/2016.

Kepala BNN RI Komjen Pol Budi Waseso bersama Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan saat bertemu di bandara Sultan Hasanuddin Makassar 24/07/2016.

BugisPos — Besarnya peredaran narkoba yang masuk ke Indonesia dengan sebagian besar menggunakan jalur laut, yang juga cenderung melalui pelabuhan-pelabuhan kecil, maka Badan Narkotika Nasional ( BNN ) selaku lembaga negara memperketat pengawasan pada kampus, utamanya pada pelabuhan Makassar serta pelabuhan lainnya di wilayah timur untuk mengantisipasi peredaran narkoba melalui jalur laut.
Pengawasan tersebut sangat perlu dan dianggap cukup ampuh untuk mempersempit ruang peredaran narkoba di Tanah Air, sehingga dibutuhkan sinergitas serta peran seluruh institusi dan instansi seperti Universitas Hasanuddin, terlebih PT Pelindo IV (Persero) yang merupakan operator pelabuhan wilayah timur, dan memiliki letak geografis yang cenderung dekat dengan perbatasan negara tetangga serta memiliki cakupan operasional wilayah timur serta merupakan operator dari 24 pelabuhan.
Kepala Badan Narkorika Nasional RI. Komjen Pol Budi Waseso dihadapan awak media saat acara penandatanganan MoU dengan Pelindo IV bersama perguruan tinggi Universitas Hasanuddin pada hari Senin, 25/07/2016 mengatakan bahwa, “Pelindo IV merupakan pintu gerbang Indonesia timur yang sangat rawan masuknya narkotika. Sementara perguruan tinggi adalah salah satu target para pelaku bandar untuk menghancurkan generasi bangsa”, ungkapnya.
“Peran seluruh instansi dan institusi cukup penting untuk mencegah maraknya peredaran barang haram itu di Indonesia timur, pelabuhan utama dan besar juga perlu kita waspadai, makanya kita jalin kerjasama dengan Pelindo IV, sebab mereka adalah operatornya, tentu pengawasan akan lebih optimal dilakukan”, tambahnya, di kantor pusat PT. Pelindo IV kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh kepala BNN, Budi Waseso bersama direktur utama PT Pelindo IV, Doso Agung dan rektor Unhas, Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu. Setelah itu, Budi Waseso, yang akrab disapa Buwas, akan menemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo bersama seluruh muspida, di ruang Pola Gubernuran.
Buwas, yang tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, pada hari Minggu 24/07/2016 kemarin, dijemput langsung oleh Kapolda Sulsel Irjen Pol Anton Charliyan dan Kepala BNN Sulsel Brigjen Pol Agus Budiman Manalu, kemudian bersama rombongan langsung bertolak ke Balai Rehabilitasi BNN Baddoka Makassar, untuk mengadakan pertemuan dengan seluruh pegawai di Balai tersebut. Ali.


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya