HTTP Status[404] Errno [0]

Kodong, Siswi SMP Diperkosa 35 Pria

29 July 2016 05:01
Kodong, Siswi SMP Diperkosa 35 Pria
Korban (berjaket biru) ketika dimintai keterangan, Kamis (28/7) radarlampung.co.id
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Korban (berjaket biru) ketika dimintai keterangan, Kamis (28/7) radarlampung.co.id

Korban (berjaket biru) ketika dimintai keterangan, Kamis (28/7) radarlampung.co.id

BugisPos — Â Siswi SMP kelas VIII salah satu sekolah di Tulangbawang, Lampung, yang menjadi korban pemerkosaan mendatangi Mapolres Tulangbawang, Kamis (28/7).

Pelajar berinisial Ei, 15, hadir untuk memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk dimintai keterangan. Pada kesempatan itu, Ei juga sekaligus meminta perlindungan atas keselamatan dan keamanan dirinya dan keluarganya. Ia mengaku sering mendapat teror dari para pelaku.

Menurut penjelasan pengacara korban, Tito, tujuan korban mendatangi Mapolres Tuba untuk pemeriksaan lanjutan, sekaligus memberi keterangan terkait pemeriksaan tersangka yang baru ditangkap.

“Karena ada petunjuk dari jaksa dan kita sudah lengkapi semua,” ucapnya saat mendampingi korban seperti diberitakan Radar Lampung kemarin.

Dia juga meminta pihak berwajib menjaga keamanan korban dan keluarganya. “Karena rata-rata tersangka tinggalnya di kampung itu juga. Apalagi korban juga belum pulih secara kejiwaan,” tambah Tito.

Ia juga meminta kepada Dinas Sosial Kabupaten Tulangbawang Barat untuk memberikan rumah aman kepada korban dan keluarganya. Setidaknya perlindungan kesehatan, karena korban sedang mengandung tiga bulan.

Lebih lanjut, Tito menjelaskan polisi baru menahan tujuh dari 35 tersangka pemerosaan. Kita akan desak polisi terus mengejar. Semua tersangka disinyalir sudah kabur ke tempat lain bahkan ada yang ke Malaysia,” ungkap pria berbadan tegap tersebut.

Ia menerangkan, para tersangka memperdayai korban dengan ancaman menyebarkan video pemerkosaan. “Jadi rupanya korban kita ini diperkosa kemudian direkam. Dan juga ada indikasi trafiking disini, karena memang ada tindakan untuk menjual korban, walaupun tidak ketara memang,” paparnya.

Di sisi lain dia sudah membicarakan dengan pihak sekolah bila sewaktu-waktu korban siap kembali belajar (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya