HTTP Status[404] Errno [0]

Bantuan PKH di Makassar Tidak Dipotong ji Tauwwa

31 July 2016 23:10
Bantuan PKH di Makassar Tidak Dipotong ji Tauwwa
Danny Pomanto dampingi Mensos Kofifah meninjau keluarga PKH
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Danny Pomanto dampingi Mensos Kofifah meninjau keluarga PKH

Danny Pomanto dampingi Mensos Kofifah meninjau keluarga PKH

BugisPos — Menteri Sosial RI, Kofifah Indar Parawansa menyebut PKH (Program Keluarga Harapan) di Makassar bergulir tanpa adanya pemotongan.

Hal itu ditegaskannya saat berbicara pada kegiatan Bimbingan Teknis Peserta, Pendamping dan Operator Program Keluarga Harapan (PKH) di kediaman pribadi walikota Makassar, Minggu, (31/07).

Menteri Kofifah juga sempat menanyakan kepada peserta PKH frekuensi penerimaan bantuan yang telah diterima hingga pertengahan tahun 2016.

Dari obrolan singkat Menteri Kofifah bersama peserta PKH diketahui jika peserta PKH telah menerima bantuan sebanyak dua kali tanpa pemotongan. Bantuan pertama diserahkan di bulan Maret, dan yang kedua di bulan Juni.

“Program PKH di Makassar tidak dipotong. Program ini untuk memberikan perlindungan sosial bagi keluarga pra sejahtera sehingga dalam jangka pendek mampu mengurangi beban keluarga dan untuk jangka panjang dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi,” ungkap Menteri Kofifah.

Jumlah keluarga penerima bantuan PKH di Makassar di tahun 2016 sebesar 9.298 dari total penerima di Sulawesi Selatan sebanyak 100.644 keluarga. Besarnya nominal bantuan untuk kota Makassar mencapai Rp 18.782.570.000 dari total bantuan Rp 220.211.980.000 untuk Sulawesi Selatan.

Bantuan tahap pertama 2016 telah diserahkan sebesar Rp 8.200.767.500 dan tahap kedua sebesar Rp 3.731.692.500. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebut PKH erat kaitannya dengan visi kota Makassar ‘Mewujudkan Makassar kota dunia nyaman untuk semua’.

“Dari 3 misi pemerintahan, misi pertama
merekontruksi nasib rakyat menuju masyarakat sejahtera standar dunia sangat relevan dengan program kementerian sosial,” ujar Danny.

Ia menambahkan, kehadiran menteri sosial di tengah – tengah warga dan pemerintah kota menambah semangat untuk terus memperbaiki kota. Wali kota Danny juga memperkenalkan program BULo (Badan Usaha Lorong) yang digagasnya untuk memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga di lorong – lorong Makassar. darna


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya