HTTP Status[404] Errno [0]

Kapolri Tito Sindir Habieb Rizieq

06 August 2016 09:41
Kapolri Tito Sindir Habieb Rizieq
Tito Karnavian
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian berpesan kepada para tokoh agama supaya tidak ikut memanaskan jika terjadi masalah-masalah yang sensitif. Dia juga meminta agar tak mengaitkan dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Jadi kita kalau ada masalah-masalah yang agak sensitif sekali, masalah agama dan yang lain, tokoh-tokoh jangan memanaskan, apalagi mengembangkan,” kata Tito Karnavian di Jakarta, Kamis (04/08).

Pernyataan tersebut disampaikan Tito ketika memaparkan kerusuhan Tanjungbalai di hadapan tokoh-tokoh perwakilan lintas agama. Saat itu mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menjadi pembicara dalam acara dialog yang digelar oleh Centre for Dialogue and Cooperation among Civilization (SDCC).

Tito beri peringatan agar kejadian Tanjung Balai tidak dihubung – hubungkan dan disangkut pautkan dengan Ahok.

“Jangan sampai juga dihubung-hubungkan dengan Pak Ahok, jangan,” tandas Tito.

Menurut Kapolri, kejadian di Tanjungbalai harus dilokalisir. Kajadian yang sempat diwarnai dengan pembakaran vihara dan kelenteng itu tidak boleh dikait-kaitkan dengan Jakarta. Sementara, terkait Ahok, Tito menuturkan bahwa Ahok memang sosok yang mengundang pro dan kontra. Meskipun ada yang kontra dengannya, ada juga orang-orang yang mendukungnya.

Gubernur DKI Jakarta itu pun, lanjut Tito, juga memiliki hak yang sama sebagai warga negara Indonesia.

“Biarkan itu melalui proses demokrasi, masyarakat memilihnya,” ujarnya. Tito Karnavian sempat bekerjasama dengan Ahok saat menjadi Kapolda Metro Jaya.

Salah satu kerjasama keduanya terjadi saat penutupan lokalisasi Kalijodo. Jabatan Kapolda Metro Jaya dilepaskan Tito setelah dia diangkat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Sebelumnya diberitakan Habib Rizieq mengungkapkan sejumlah ketidakadilan yang terjadi di Jakarta.

Karenanya, ia mengingatkan Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama alias Ahok agar kerusuhan di Tanjung Balai dijadikan pelajaran untuknya.

“Hati-hati, jangan sampai di Ibu Kota terjadi hal serupa, nanti bisa menjalar kemana-mana, karena Ahok di Jakarta telah menggusur masjid, melarang qurban, menghina jilbab, ngotot mau legalkan pelacuran dan miras, juga melarang takbiran keliling, dan tidak mengizinkan tabligh akbar di Monas sedang acara misi Kristen di Monas dibolehkan, serta mulai usil dengan wilayah religius Keramat Luar Batang tanpa peduli dengan aspirasi umat Islam sebagai mayoritas penduduk Jakarta,” jelas Habib Rizieq (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya