HTTP Status[404] Errno [0]

Pemkot Sesalkan ki Penyerangan Balaikota

08 August 2016 17:20
Pemkot Sesalkan ki Penyerangan Balaikota
Firman Pagarra
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Pemerintah kota Makassar melalui Kabag Humas, Firman Hamid Pagarra menyesalkan tindakan oknum polisi yang melakukan penyerangan ke Balaikota. Dari pantauan petugas War Room, aksi penyerangan dimulai pada Pukul 23.51 Wita, Sabtu (6/08).

Hingga Minggu pagi, (7/08) dari pantauan Humas terlihat pecahan kaca masih berserakan di sepanjang koridor kantor Satpol (Satuan Polisi) PP (Pamong Praja), dan 73 kendaraan roda dua yang sedang terparkir saat penyerangan tergeletak di halaman depan, samping, dan belakang Balaikota.

Selain itu, empat kendaraan roda empat juga mengalami pecah pada kaca bagian depan, samping, dan belakang. “Hal yang paling disesalkan adalah jatuhnya korban jiwa dari pihak oknum kepolisian yang melakukan penyerangan,” sesal Firman.

Pihak kepolisian dan Pemerintah kota Makassar telah melakukan kordinasi, dan pasca penyerangan pihak kepolisian telah melakukan penyisiran di Balaikota untuk menemukan kemungkinan adanya korban lain. Saat penyisiran juga ditemukan adanya botol miras (minuman keras).

Menurut Kasatpol PP kota Makassar, Iman Hud, dalam konferensi pers di Balaikota, Minggu, (7/08), miras yang ditemukan tersebut merupakan barang bukti hasil sitaan Satpol PP saat melakukan razia penjualan miras ilegal (tanpa izin).

“(Miras) Bukan dikonsumsi anggota (Satpol) apalagi dikatakan sebagai pemicu. Itu barang bukti hasil sitaan yang isinya telah dibuang dan sebagian disimpan sebagai bukti,” tegas Iman.

Ia juga telah mengeluarkan perintah kepada seluruh anggota Satpol untuk cooling down dan tidak melakukan gerakan tambahan yang dapat makin memperkeruh keadaan.

Terpisah Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Perda Satpol PP kota Makassar, Edward Supriawan menyampaikan, botol miras yang ditemukan oleh pihak kepolisian saat melakukan penyisiran pasca penyerangan Balaikota adalah barang bukti hasil sitaan Satpol PP saat melalukan razia penegakan Perda No. 4 Tahun 2014 tentang Pengawasan dan Pengendalian, Pengadaan, Peredaran Minuman Beralkohol.

“Hasil sitaan kami amankan dalam ruang penyimpanan sebagai barang bukti. Setelah pemusnahan dengan membuang isinya, botol disimpan sebagai barang bukti,” jelas Edward.

Ia menambahkan tidak benar jika miras tersebut dikonsumsi oleh anggota Satpol PP kota Makassar dan menjadi pemicu bentrok saat terjadi penyerangan ke Balaikota malam hingga dini hari kemarin. humas


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya