HTTP Status[404] Errno [0]

Mengumpul Sumbangan Sosial Secara Liar, Harus Ditindak

07 September 2016 00:21
Mengumpul Sumbangan Sosial Secara Liar, Harus Ditindak
Mukhtar Tahir
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Â Tingginya partispasi masyarakat kota Makassar dalam hal pengumpulan sumbangan sosial untuk kesejahteraan sosial, memang patut diacungi jempol.

Pengumpulan sumbangan sosial oleh individu atau kelompok sosial di lampu merah, permintaan sumbangan untuk korban bencana alam tetapi tidak di lokasi bencana, pengemis, pengamen dan lain-lain. Bahkan mereka (peminta sumbangan) ada pula yang menatasnamakan panti asuhan.

Hanya saja dalam pengumpulan sumbangan ini ada aturan yang berlaku di Kota Makassar yakni Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2008 tentang anak Jalanan, Pengemis dan Pengamen.

Untuk itu, Dinas Sosial Kota Makassar melakukan bimbingan sosial bagi penyelenggara pengumpulan sumbangan sosial berhadiah di Ramayana Hotel, Selasa (6/9).

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir menegaskan, bahwa kegiatan sosial yang melanggar perda mesti ditindak. Untuk itu, pihaknya melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang melakukan patroli setiap hari (pagi – malam) guna menjangkau semua aktivitas sosial yang dianggap melanggar perda tersebut.

Menurutnya, pihaknya juga perlu melibatkan masyarakat umum untuk memaksimalkan penanganan Persoalan Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) itu. ” Setiap hari kita turun sampai malam melakukan patroli. Walaupun demikian, kita juga perlu libatkan masyarakat untuk memaksimalkan penanganan persoalan sosial itu,” kata Mukhtar Tahir.

Untuk melakukan kegiatan sumbangan sosial maka mesti mengambil rekomendasi dari Dinas Makassar sehingga orientasi hasil sumbangan sosial tersebut tepat sasaran. Tidak boleh meminta-minta sumbangan secara liar, termasuk di titik-titik persimpangan jalan. darna


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya