HTTP Status[404] Errno [0]

Talliwa-liwa !! Anak Kandung Diagauli Berulang-ulang

19 September 2016 23:48
Talliwa-liwa !! Anak Kandung Diagauli Berulang-ulang
Udin si ayah kandung
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Dunia semakin tua. Tanda-tanda kiamat seakan makin dekat saja. Sebagian orang dubutakan mata dan hatinya, sehingga sudah tak bisa membedakan yang mana pantas yang mana tak pantas. Dan sungguh tak pantas apabila sampai anak kandung sendiri digauli paksa.

Adalah Udin (43) warga Dusun Berdikari I Desa Mata Allo Kec. Bontomarannu Kab. Gowa. Lelaki yang sudah beristeri 3 digelandang ke Polsek Manggala setelah anaknya Ssn (15) melapor sebagai korban bahwa selama ini dia telah berulang-ulang digauli paksa oleh ayah kandungnya sendiri. Sungguh biadab.

Menurut korban, Udin, ayah kandung korban, telah menyetubuinya sejak kelas 2 SMP tahun 2013. Awalnya, korban dipaksa dengan ancaman badik tapi tidak berhasil ‘menjebol’ keperawanan anak kandungnya. Namun beberapa hari kemudian di rumah ibu kandungnya di Perumnas Antang, korban diperawani dibawah ancaman kekerasan

Aksi bejat Udin terus berulang bila rumah ibu tirinya lagi sepi di siang hari dan tak terhitung berapa kali. Seingat korban yang masih di bawah umur ini, hampir dua kali seminggu digagahi. Korban merasa tak berdaya karena dihantui ketakutan. Dia juga berani bercerita ke ibunya yang memang tidak serumah dengan pelaku.

Menurut Sur, ibu korban, ia mulai curiga ketika anaknya curhat melalui surat. Dalam surat putrinya itu dia tuois bahwa akan pergi karena ayahnya sering berbuat kasar. Selain itu, kalau suaminya menelepon hanya menanyakan korban bila anaknya itu tidak datang bermalam.

Terakhir, korban tidak tahan lagi karena dipaksa kembali ke rumah ayahnya. Akhirnya, korban mengungkap perlakuan bejat ayahnya dan Sur bersama korban langsung melapor ke Polsek Manggala, Makassar.

Kepada Wartawan, Udin mengakui perbuatannya yang telah menodai anak kandungnya sendiri. Sementara itu Kanit Serse, AKP Suardi, menyatakan telah mengamankan pelaku dan memberi pengantar Visum kepada korban untuk proses penyidikan.

Menurutnya, pelaku dijerat Pasal 81 ayat 1 dan 3 ttg UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun tambah 1/3 karena pelaku ayah kandung korban (APSM)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya