HTTP Status[404] Errno [0]

Kejari Marah, Proyek SMPN 12 Diusut

21 September 2016 22:33
Kejari Marah, Proyek SMPN 12 Diusut
Gerbang SMPN 12 Makassar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Â Kejaksaan Negeri Makassar, Sulawesi Selatan membidik proyek pembangunan ruang kelas baru (RKB) serta rehabilitasi ruang kantor di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 12 Makassar yang pengerjaannya tidak dirampungkan.
“Proyek pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang kantor sekolah sudah dikerjakan sejak tahun 2012 dan sampai sekarang tahun 2016 ini belum rampung,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Makassar Deddy Suwardy Surachman di Makassar dikutip Antara  Selasa 20/9/16

Dia mengatakan, proses pembangunan yang sudah mulai berjalan empat tahun ini tidak kunjung rampung sehingga menimbulkan banyak pertanyaan yang salah satunya adalah sistem pengerjaannya.

Berdasarkan informasi, pembangunan RKB dan ruang kantor SMPN 12 Makassar, rencananya dibangun dua lantai. Namun sejak proyek tersebut dikerjakan tahun 2012, masih terbengkalai hingga saat ini.

Alasan tidak selesainya proyek pembangunan ruang kelas baru ini karena ditengarai Pemerintah Kota Makassar tidak lagi menambah anggarannya, sehingga proyek harus terhenti.

“Banyak permasalahan di situ. Anggarannya sudah tidak ditambah lagi oleh Pemkot, kemudian pihak kontraktor yang memenangkan tendernya juga tidak jelas keberadaannya,” katanya.

Deddy mengaku, dengan tidak selesainya pembangunan itu, sejumlah ruangan seperti ruang kepala sekolah dan ruang guru di sekolah itu, terpaksa harus dialihkan ke kantin dan kelas lainnya.

“Kami tidak akan mentolelir kasus seperti ini, apalagi ini masalah pendidikan. Kita pastikan akan mengusut kasus ini. Kita akan panggil kontraktornya ini,” tegasnya.

Deddy juga menegaskan, secepatnya akan melakukan pengusutan terhadap proyek tersebut. Sebab menurut dia, sangat ironis sekali bila sejak tahun 2012 sampai 2016 ini, proyek itu tidak rampung.

“Tidak mungkin ada anggarannya, terus proyeknya tidak selesai. Pasti ada yang bermain dalam proyek ini, makanya tidak rampung,” jelasnya (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya