HTTP Status[404] Errno [0]

Kadispenda Makassar Melapor ke Polrestabes

26 September 2016 11:15
Kadispenda Makassar Melapor ke Polrestabes
Kadispenda Makassar Irwan Adnan
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Â Merassa dicemarkan nama baiknya dan difitnah melalui akun medsos, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Kota Makassar Irwan Adnan melaporkan salah satu ke Polrestabes Makassar.

Ia melaporkan pengguna akun yang mengatasnamakan (LSM) ke kepolisian dengan UU IT, terkait publikasi informasi tidak benar di media sosial, yang menyebutkan dirinya telah melakukan pemerasan serta suap oleh salah satu notaris dalam pengurusan BPHTB yang di sangkahkan oleh pengguna akun tersebut

”Saya sudah melakukan upaya hukum dalam hal ini melaporkan penggunan akun tersebut ke Polrestabes Makassar untuk ditelusuri karena ini sama dengan hate speech serta pencemaran nama baik, saya tau jelas ada oknum yang membenci saya, sempat saya telusuri oknum tersebut dia pernah membajak akun staf saya ” jelasnya.

Menurutnya salah satu akun facebook mengatasnamakan LSM Birokrat & Anti Korupsi melakukan fitnah bagi dirinya, iapun membantah apa yang diungkapkan oleh akun tersebut, itu tidak benar, bahwa dirinya telah bertemu dengan pihak ketiga atas nama Yuli selaku Notaris.

“Saya tidak pernah bertemu sama orang yang menuduh saya melakukan pemerasan, serta sayapun tidak kenal nama Yuli yang katanya notaris, sementara pajak sudah diatur dalam mekanismenya sudah kewajiban mereka jika melaporkan wajib pajaknya sendiri ” ujarnya melalui via seluler Sabtu (25/09/2016)

Menurutnya perihal yang dituduhkan kepadanya terkait isu pemerasan & penyuapan atas pengurusan BPHTB dalam penjualan rumah di Jl. Bonto Lempangan seharga Rp. 8 M

Saya tidak tau jika ada terjadi penjualan rumah, sementara semuanya sudah diatur dalam NJOP, jika diatas NJOP harga jual tersebut maka digunakan patokan harga beli rumah tersebut, apabila dibawa NJOP maka memiliki ketentuan sendiri dalam NJOP ” paparnya.

Sebelumnyam, Irwan Adnan dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar terkait dugaan pemerasan serta suap terhadap Irwan Adnan, oleh puluhan massa mengatasnamakan Perhimpunan Mahasiswa Independen Indonesia (PERMAHI), Jumat (23/9/2016) (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya