HTTP Status[404] Errno [0]

Aduan Warga Harus ki Cepat Direspon

26 September 2016 23:23
Aduan Warga Harus ki Cepat Direspon
Walikota Danny Pomanto pimpin apel
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menekankan pentingnya quick respon terhadap aduan warga. Hal itu disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Balaikota, Senin (26 September 2016).

“Di musim hujan ini, kita harus meningkatkan kesiagaan, aduan warga akan lebih banyak utamanya mengenai genangan air di beberapa titik,” ujar Danny.

Ia mengakui jika salah satu persoalan yang dihadapi kota – kota di Indonesia termasuk Makassar adalah saat musim kemarau, warga kekurangan air bersih sementara saat musim hujan volume air berlebih bahkan menggenangi beberapa titik jalan.

Di daerah lainnya seperti Garut dan Sumedang, intensitas hujan yang tinggi bahkan mengakibatkan banjir bandang dan tanah longsor yang menelan korban jiwa selain harta benda. “Kita turut berduka atas musibah yang menimpa saudara – saudara kita di Garut dan Sumedang,” prihatin Danny.

Wali Kota berlatar akademisi itu telah menginstruksikan kepada 14 camat dan 143 lurah siaga 24 jam selama musim hujan untuk mengantisipasi genangan air di beberapa ruas jalan yang memang menjadi langganan genangan air saat musim hujan seperti Jalan A P Petta Rani, dan Urip Sumihardjo.

Sayangnya di kedua jalan itu bukanlah wewenang dari Pemerintah kota Makassar melainkan kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VI Makassar di bawah naungan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum RI.

“Karena bukan kewenangan kita, maka pemerintah kota tidak dapat mengalokasikan anggaran untuk pembenahannya. Kita melanggar aturan kalau mengucurkan anggaran ke sana. Hal paling mungkin kita tempuh berkordinasi dengan Balai dan itu telah dijalankan oleh Dinas PU,” terangnya.

Meski demikian, Wali Kota Danny tak ingin melihat warganya merasakan kesulitan berlarut akibat genangan air di musim hujan, makanya orang nomor satu Makassar itu menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum Makassar menurunkan Tim Anti – G (Anti Genangan) untuk mengatasi genangan air yang bukan di wilayah tugasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar, Tajuddin Beddu membenarkan telah berkordinasi dengan instansi terkait, “Kordinasi dengan Balai Pompengan khusus saluran, dan jalan dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan,” ungkap Tajuddin Beddu (26/09).

Upaya yang sementara dilakukan oleh Pemkot Makassar mengatasi genangan dengan menurunkan Satgas Anti – G membuka sumbatan drainase di beberapa titik genangan seperti yang terlihat kemarin (25/09), Satgas Anti – G beraksi di jalan Veteran Selatan dan A P Petta Rani usai Makassar diguyur hujan deras dari sore hingga malam hari.

“Kita membuat Berita Acara Pinjam Pakai untuk turun mengatasi genangan air di beberapa titik yang bukan kewenangan kita. Upayanya sebatas membuka sumbatan drainase, lebih dari pada itu bukan kewenangan kami,” papar
Kepala Bidang Bangunan Air Dinas PU Makassar, M. F. Azis DM.

Berikut nama – nama jalan yang masuk dalam daftar jalan nasional di Makassar yang menjadi tanggung jawab Balai Besar Pelaksanaan Jalan Wilayah VI Makassar yakni ; Jalan Perintis Kemerdekaan, Urip Sumihardjo, Gunung Bawakaraeng, Veteran Utara dan Selatan, Nusantara, Riburane, Ahmad Yani, Mesjid Raya, A P Petta Rani, dan Sultan Alauddin.

Sementara yang masuk dalam daftar jalan provinsi yaitu : Jalan Jenderal Sudirman, Dr Sam Ratulangi, Letjen Hertasning, Aroepala, Malengkeri, Dg Tata, Abd Kudus (Barombong), Leimena, Antang Raya, Tamangapa Raya, dan Syekh Yusuf. darna

Top of Form


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya