HTTP Status[404] Errno [0]

Pembatalan Perda LAD Sedang Berproses mi

27 September 2016 22:03
Pembatalan Perda LAD Sedang Berproses mi
Syahrul Yasin Limpo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Persoalan Perda LAD yang kemudian memicu konflik antara bupati dan keluarga kerajaan, masih saja terus memanas, meskipun Mendagri sudah mengumumkan akan segera membatalkan Perda tersebut.

Terkait hal itu, gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) tak membantah  bila pihaknya tengah melakukan proses pembatalan Peraturan Daerah (Perda) Lembaga Adat Daerah (LAD) yang dilahirkan Pemerintah Kabuputan Gowa.

Menurut Syahrul, proses pembatalan Perda tersebut harus melalui proses yang panjang dan tidak semudah membalik telapak tangan.

“Ada tahapan dan proses yang harus dilaksanakan. Apakah menggunakan judicial review, legislatif review ataupun eksekutif review. Itu sementara berjalan prosesnya,” ujar SYL kepada wartawan di Maccini Sombala of Indonesia (MoI), Selasa (27/9/2016).

Sejumlah wartawan menanyakan, mengapa proses pembatalan regulasi tersebut tidak pernah terekspose. SYL kemudain menjawab, “Siapa bilang saya diam-diam saja selama ini. Ada proses cooling sementara kita lakukan dan komunikasikan dengan kementerian dalam negeri,” kilahnya.

Lebih jauh SYL menjelaskan, alasan pembatalan Perda LAD diantaranya karena konsiderannya bersoal atau prosesnya cacat. Termasuk naskah akademiknya tidak ada, juga apakah bertentangan dengan norma hukum yang ada atau tidak.

Terhadap kasus pembakaran kantor DPRD Gowa, Syahrul tak ingin bicara banyak.

“Saya sekarang lebih banyak diam karena saya punya hubungan psikologi dengan Bupati Gowa. Kalau saya tanggapi bisa diartikan lain-lain padahal kan tidak demikian jadi saya lebih banyak diam saja,” ujar Syahrul sehabis menghadiri Rapat Paripurna di Sekretariat DPRD Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulsel, Senin (26/9/2016).

Syahrul pun menjelaskan supaya kepolisian yang menyelesaikan masalah ini. Syahrul menganggap masalah Gowa adalah proses pembakaran gedung.

“Masalah ini kan yang ada adalah proses pembakaran sehingga kepolisian mesti menyelesaikan dengan baik. Saya masih memberikan waktu kepada kepolisian unruk menyelesaikan ini,” katanya.

Syahrul mengatakan akan membentuk tim gabungan untuk mengusut masalah Gowa. darna


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya