HTTP Status[404] Errno [0]

Sejumlah Pengurus Golkar Sulbar Ikut Mundur

09 October 2016 22:23
Sejumlah Pengurus Golkar Sulbar Ikut Mundur
Andi Ibrahim Masdar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Â Terdapat 16 Pengurus Anak Cabang (PAC) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ikut memilih mundur pasca Andi Ibrahim Masdar selaku ketua DPD Partai Golkar menyampaikan surat pengunduran diri dari partai berlambang pohon beringin itu.
“Saya secara resmi mundur dari partai Golkar sejak 6 Oktober 2016 dan ada 16 PAC Golkar Polman turut menyatakan mundur dari kepengurusan ini,” kata Andi Ibrahim Masdar yang juga bupati Polman dikutip Antara, Minggu 9/10/16

Menurutnya, 16 PAC Golkar yang menyatakan mundur masing-masing pengurus Kecamatan Polewali, PAC Binuang, PAC Anreapi, PAC Tapango, PAC Matakali, PAC Wonomulyo, PAC Matangga, PAC Tutar, PAC Mapili, PAC Luyo, PAC Bulo, PAC Limboro, PAC Caampalagian, PAC Tinambung, PAC Tubi dan PAC Alu.

Mantan Ketua Golkar Polman ini menyatakan, pengunduran dirinya dari partai berlambang pohon beringin beserta pengurusnya tanpa ada tekanan dari pihak manapun.

“Jadi selain saya yang mundur, maka ada 16 PAC yang sudah menandatangani pengunduran diri dari Golkar. Mereka secara ramai-ramai memilih mundur mengikuti keputusan saya tanpa ada paksaan,” terang AIM sapaan akrab Andi Ibrahim Masdar ini.

AIM memilih mundur dari partai beringin karena sikap DPP (Dewan Pengurus Pusat) Golkar yang awalnya hendak mengusung pasangan Hasanuddin Masud-Syibli Sahabuddin lalu kemudian merubah keputusannya dengan memilih mengusung Salim S Mengga-Hasanuddin Masud. Usungan Golkar ini bukan kader Golkar. Parahnya lagi karena Golkar tak lagi mengikuti aturan yang telah ada yakni memilih pasangan calon gubernur berdasarkan survei,” sesal AIM.

Dalam organisasi partai Golkar kata dia, maka sejatinya merujuk pada aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga. Tetapi, aturan itu semuanya dilanggar oleh DPP Golkar.

“Sejujurnya semua DPD Golkar di Sulbar mengusulkan calon gubernur, Ali Baal Masdar dan itu memang memiliki survei tertinggi dari kandidat lainnya,” jelas AIM.

Karena tak sejalan dengan keputusan partai Golkar kata dia, maka ia memilih menepih untuk mengurusi pemerintahan di Polman. (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya