HTTP Status[404] Errno [0]

Bupati Gowa Tak Mau Penuhi Panggilan Polisi

14 October 2016 00:20
Bupati Gowa Tak Mau Penuhi Panggilan Polisi
Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo

Bupati Gowa Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo

BugisPos –Terkait pemeriksaan kasus pembongkaran brankas kerajaan Gowa yang melibatkan tersangka Kasatpol PP Gowa, Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan Yasin Limpo, menolak panggilan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) terkait kasus pembongkaran paksa brankas isi benda pusaka peninggalan kerajaan Gowa. Kepolisian kesulitan membongkar kasus itu lantaran Adnan dianggap memiliki kekebalan hukum.

“Sudah dipanggil beliua (Adnan Purictha Yasin Limpo – red) untuk diperiksa tapi tidak mau hadir karena memang dia selaku kepala daerah punya hak imunitas atau hak kekebalan hukum atau hal dilindungi hukum,” kata AKBP Anwar Hasan, Kepala Subdit 1 Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Sulsel, Rabu (12/10).

Anwar mengungkap, pihaknya memerlukan izin dari Gubernur Sulsel sekaligus paman Adnan, Syahrul Yasin Limpo. “Kepala daerah ini (bupati) bisa diperiksa setelah keluar persetujuan dari Gubernur secara tertulis. Jadi agar bisa diperiksa, kita akan layangkan surat ke Gubernur Sulsel,” ungkapnya.

Selain segera memanggil Adnan, dalam kasus ini kepolisian juga telah memeriksa 12 orang pejabat di wilayah Gowa dan pihak kerajaan. Mereka diperiksa polisi, di antaranya Kadis Pariwisata Gowa, Andi Rimba Alam dan Sekretaris Daerah (Sekda) Gowa, Muchlis.

Dalam kasus ini, kepolisian sebelumnya telah menetapkan Kepala Satpol PP Gowa, Alimuddin Tiro, tersangka kasus pembongkaran paksa brankas berisi benda pusaka peninggalan kerajaan Gowa. darna


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya