HTTP Status[404] Errno [0]

Matemija, Kejari Periksa Dirut PD Pasar Makassar

27 October 2016 03:40
Matemija, Kejari Periksa Dirut PD Pasar Makassar
Rahim Bustam
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Teringat kasus penjualan kios Pasar Pa’baeng-baeng yang membelit Dirut PD Pasar yang dulu, Jamaluddin Yunus (alm) dengan tuduhan memungut uang pembangunan kios yang dinilai sebagai pungli sebesar Rp800 juta. Jamaluddin pun ditetapkan jadi tersangka tahun 2010 oleh Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Tak hanya Jamaluddin Yunus, pembangunan pasar pun bermasalah hukum, Penyidik menetapkan empat tersangka dalam kasus proyek pasar itu. Mereka adalah Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Makassar Daddy Hermadi, selalu pejabat pembuat komitmen; konsultan pengawas proyek Bakri Makka; bos PT Citratama Timurindo, Topan Anshar; dan Direktur Operasional PT Citratama Timurindo, Abdul Azis Siadjo, dan ditetapkan jadi tersangka oleh Kejari Makassar tahun 2010. Mereka kemudian dijatuhi hukuman penjara

Kasus Baru

Agaknya sejarah kelam Pasar Pabaeng-baeng akan terulang. Direktur Utama PD Pasar Makassar Raya, Rahim Bustam, diperiksa Kejaksaan Negeri Makasar Rabu (26/10/2016).

Pemeriksaan Rahim terkait dugaan jual beli lods dan lahan parkir pasar Pabaeng-baeng, yang notabene adalah tanah Fasum milik Pemkot Makassar.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Makassar, Alham, membenarkan pemeriksaan Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) pasar Makassar Raya, Rahim Bustam.

“Benar yang bersangkutan dipanggil untuk dimintai keteranganya,” kata Alham kepada  sejumlah wartawan, Rabu (26/10/2016).

Penyidik menggali keterangan Bustam untuk kepentingan Puldata dan Pulbaket guna memastikan adanya perbuatan unsur melawan hukum dalam jual beli lods dan lahan Parkir di Pasar tersebut.

Berdasarkan informasi, Kejaksaan mengusut kasus ini, berawal adanya laporan dan informasi yang diterima penyidik terkait jual beli puluhan lods dan lahan parkir. Lods dan lahan parkir tersebut, diketahui telah diperjualbelikan kepeda sejumlah pedagang, yang seharusnya hanya bisa disewakan. darna

Â


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya