HTTP Status[404] Errno [0]

Tidak Pernahka’ Dikonfirmasi Soal Surat Edaran Sekda

27 October 2016 23:17
Tidak Pernahka’ Dikonfirmasi Soal Surat Edaran Sekda
Danny Pomanto
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Bagi Walikota Danny Pomanto, pihaknya menyatakan netral saja atas kedua even gerak jalan yang bersamaan dan dengan rute yang sama, yakni gerak jalan yang digelar Golkar Sulsel yang dikendali Nurdin Halid dan yang digelar FKPPI dibawah kendali Syahrul Yasin Limpo

Gerak Jalan Golkar atau JAGO bertepatan dengan gerak jalan FKPPI, Minggu (30/10/2016) pagi. Kedua acara tersebut sama sama menyuguhkan hadiah menarik seperti rumah, umrah dan lain-lain dengan target peserta puluhan ribu.

Berbagai anggapan muncul kalau acara tersebut sebagai unjuk kekuatan secara politik yakni kubu Nurdin Halid dan Syahrul Yasin Limpo. Seperti diketahui pada JAGO yang diselenggarakan DPD I Partai Golkar Sulsel akan dibuka oleh Ketua DPP Partai Golkar Setya Novanto.

Disaat banyaknya riak-riak, terbit surat edaran dari Pemerintah Kota Makassar yang ditanda tangani Sekda Makassar Ibrahim Saleh perihal imbauan SKPD/unit kerja mengikuti jalan santai bela negara FKPPI tersebut. Bahkan Walikota Makassar Danny Pomanto terkejut mendengar surat edaran tersebut terbit.

“Saya tidak pernah dikonfirmasi pembuatan surat tersebut,” kata Danny. Meski demikian, Danny mengaku tetap mendukung acara yang diselenggarakan FKPPI dan juga JAGO oleh Partai Golkar.

“Saya netral, dua-dua kegiatan itu saya hadiri,” tegas Danny

Surat Edaran Sekda

Terkait kedua event gerak jalan ini, Sekda Ibrahim Saleh mengeluarkan surat edaran kepada seluruh SKPD agar mengikuti gerak jalan santai yang digelar FKPP. Nanun Sekda menyatakan, surat edaran yang dikeluarkan perihal imbauan kepada seluruh SKPD/unit kerja untuk mengikuti gerak jalan FKPPI tidak ada unsur politiknya.

Dimana diketahui, gerak jalan yang diselenggarakan oleh organisasi masyarakat (ormas) ini bertepatan dengan kegiatan yang juga dilaksanakan oleh Partai Golkar, yakni Jalan Santai Golkar (JAGO), Minggu (30/10) pekan ini.

“Saya ihdinasiratal mustakin, betul betulka tidak ada tujuan lain. Ini semata mata karena gerak jalan santai bela negara. Saya juga baru sadari kalau ada ribut-ribut di sosial media (sosmed), nah normatifji ini,” ujar Sekda Makassar, Ibrahim Saleh.

Surat edaran yang dikeluarkan dan ditandatangani langsung oleh Ibrahim Saleh ini pertanggal 25 Oktober 2016. Dimana, isinya menindak lanjuti surat panitia Rapimsus ke-7 dan HUT ke-38 FKPPI Sulsel, tanggal 18 September 2016, perihal gerak jalan santai bela negara yang akan berlangsung di Anjungan Pantai Losari. Kata Ibrahim, surat edaran tersebut semata-mata merujuk pada kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka mewujudkan program bela negara. Apalagi, pada pelaksanaannya nanti dijadwalkan akan dihadiri oleh Menkopolhukam.

“Ini pertimbangan saya, kita bantu dalam rangka gerak jalan bela negara, suratnya masuk di korpri. Jadi bela negara kita jadikan ikon akan dihadiri pak menteri,” tutur Ibrahim.

Pertimbangan lainnya, lanjut dia, surat tersebut tidak bersifat memaksakan atau mewajibkan kepada seluruh pegawai untuk ikut berpartisipasi menghadiri. Bahkan, pada kegiatan tersebut seluruh peserta, kata Ibrahim, berpakaian bebas. Sehingga, sebagai pihak yang kerap mendapat bantuan dari TNI dalam hal keamanan negara, maka Ibrahim mengeluarkan surat edaran tersebut. “Saya tandatangan ini setelah korpri perlihatkan, saya bilang bikinmi imbauan saja. Ini kan kegiatan putra putri purnawirawan TNI kenapa kita tidak dukung, sementara ABRI selalu dukung kita,” terang dia. darna


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya