HTTP Status[404] Errno [0]

Persoalan di Sekeliling Kita yang Jadi Dasar

13 November 2016 00:32
Persoalan di Sekeliling Kita yang Jadi Dasar
(Foto: Humas Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, 2016)
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
(Foto: Humas Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, 2016)

(Foto: Humas Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, 2016)

BugisPos — Kantor Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, mendapat kunjungan dari aparat pemerintahan Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Kamis pagi (20/09/2016).

Rombongan yang berjumlah puluhan orang dari peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklat-Pim) IV Angkatan I yang diselenggarakan Badan Diklat Provinsi Gorontalo ini berkunjung ke ruang pelayanan (lantai 1), mini wall room, ruang medsos, kantor PKK dan terakhir dijamu di Kantin Tenar (Teduh Bersinar) oleh Camat Rappocini, Hamri Haiya.

“Roh dari inovasi itu adalah leadership (kepemimpinan),” ucap Hamri Haiya dihadapan rombongan. Menurut Hamri Haiya, dasar membuat inovasi adalah persoalan lingkungan yang ada di sekeliling. Makin banyak persolan makin besar inovasi yang bisa dilakukan.

“Persoalan yang ada di kecamatan adalah seperti kepastian waktu masyarakat, prosedur yang berbelit. Dari situ kita membuat inovasi agar masalah itu diatasi,” kata Hamri. Untuk mendukung inovasi, lanjutnya, perlu diperhatikan ada tiga komponen: SDM aparat, sarana dan sistem.

Hamri Haiya mencontohkan ‘delivery service’, atau layanan ‘jemput bola’, sebagai salah satu inovasi layanan publik di Kecamatan Rappocini. Layanan ini berangkat dari melihat persoalan seperti perbedaan karakter warganya serta keterbatasan waktu untuk datang ke kelurahan ataupun kecamatan.

“Makanya layanan ‘delivery service’ ini dikatakan ‘layanan jemput bola’. Kita yang datang ke warga mengantarkan berkasnya atau menjemput berkas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Diklat dan Badan Kepegawaian Kabupaten Bone Bolango, Yenny Nalole, mengatakan bahwa kedatangan mereka yang merupakan rangkaian diklat tidak sia-sia. “Kami melihat di internet kalau disini (Rappocini) banyak inovasi. Dan ternyata kami tidak sia sia kesini,” kata Yenny Nalole.

Sementara itu pendamping widyaswara Provinsi Gorontalo Harson Gasim menyatakan dari kunjungan ini diharapkan peserta bisa mengadopsi inovasi yang dilakukan Camat Rappocini. “Kita tidak salah pilih datang kesini. Yang kami bisa petik adalah tetap semangat untuk membuat inovasi,” pesannya kepada para peserta DiklatPim (adv)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya