HTTP Status[404] Errno [0]

Jarrako, Dua Pejabat Pajak Ditersangkakan

24 November 2016 03:03
Jarrako, Dua Pejabat Pajak Ditersangkakan
illustrasi
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka terkait pejabat pajak berinisial HS yang merupakan pejabat Kepala Subdit Bukti Permulaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak dan Presiden ‎Direktur PT EK Prima, Rajesh Rajamohanan Nair (RMN).

“KPK yang bergerak cepat setelah melakukan pemeriksaan selama 1X24 jam, akhirnya meningkatkan penanganan perkara penyidikan kasus tersebut dengan menjadikan keduanya sebagai tersangka” ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/11/2016).

Pejabat pajak HS diduga telah menerima uang US$ 148.500 atau setara Rp 1,9 miliar dari Rajesh dengan harapan kewajiban pajak PT EK Prima sebanyak Rp 78 miliar dapat ‘dihilangkan’ tersangka HS.

Ketua KPK Agus Rahardjo, uang senilai Rp 1,9 miliar itu diduga merupakan pemberian pertama. Rajesh dan HS telah sepakat, bahwa ‘biaya’ untuk menghilangkan kewajiban pajak PT EK Prima sebesar Rp 6 miliar. Bisa dibayangkan besarnya kerugian uang pajak yang puluhan milyar tersebut, dapat di hilangkan dengan upaya negoisasi. “‎Kewajiban pajak yang besarnya Rp 78 miliar dengan negosiasi, kemudian kewajiban pajak ini hilang, ungkap Agus.

Tersangka Rajesh selaku pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Namun begitu, ketua KPK Agus Rahardjo juga meminta agar oknum pejabat yang tertangkap tangan oleh KPK jangan lantas di generalisasi, karena menurutnya masih banyak pejabat dan pegawai pajak yang bersih dan berintegritas sejalan dengan reformasi pajak yang sudah dijalankan.

Menteri Keuangan SRI Mulyani mengaku kecewa atas kasus ini dan mendukung langkah KPK untuk bersinergi bersama. Sementara itu, sejumlah pegawai pajak yang di mintai tanggapannya mengaku sedih atas kasus ini, terlebih lagi tugas berat penerimaan dan tax amnesty menuntut kerja keras. Diantara mereka berharap agar kasus ini tidak membuat dampak kepercayaan terhadap institusi pajak menjadi menurun, karena institusi pajak benar-benar sudah melangkah jauh dalam mereformasi diri (nur/thahir rahman)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya