HTTP Status[404] Errno [0]

Walikota Bicara Anti Korupsi Pendidikan

30 November 2016 02:34
Walikota Bicara Anti Korupsi Pendidikan
Danny Pomanto
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Â Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang diundang sebagai pembicara dalam dialog antikorupsi di bidang pendidikan di Jakarta menjabarkan tahapan deteksi pencegahannya.

“Korupsi bisa terjadi di mana saja dan dibidang apa saja. Korupsi pada bidang pendidikan juga sudah terjadi, tapi kami di Makassar sudah mengantisipasinya itu,” ujarnya melalui surat elektroniknya dari Jakarta, Selasa 29/11/16

Danny Pomanto — sapaan akrab wali kota pada kesempatan itu menjadi pembicara dengan dipanel Rektor Universitas Airlangga Prof Dr Mohammad Nasih dan Manager Departemen Demgov TI Indonesia Teguh Sutiono serta perwakilan dari KPK.

Diskusi tematik ini mengangkat tema “Melawan Korupsi melalui Pencegahan dan Pengendalian Konflik Kepentingan (PPKK) di Sektor Pendidikan dan Kesehatan” digagas oleh Transparency International Indonesia.

Saat memaparkan konsepnya mengenai upaya melawan korupsi dengan PPKK di sektor pendidikan dan kesehatan, Wali Kota Danny menuai pujian dari mahasiswa yang hadir dalam diskusi itu.

Wali kota menjelaskan, salah satu cara mengantisipasi korupsi dibidang pendidikan khususunya di sekolah-sekolah yakni dengan melakukan tes lelang jabatan kepala sekolah.

“Lelang kita gelar untuk semua jenjang pendidikan dan semua guru yang memenuhi kriteria kepangkatan bisa mengikutinya serta memiliki visi dan misi dalam meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.

Wali kota yang juga pernah mengabdi sebagai dosen di Universitas Hasanuddin itu dinilai sebagai salah seorang kepala daerah yang konsisten melawan tindak korupsi.

Ia juga memaparkan bahwa tindakan korupsi banyak terjadi ketika segala proses yg berhubungan dengan administrasi dan keuangan sengaja diburamkan dan sengaja dikaburkan.

Cara yang paling ampuh menangkal korupsi, yang menurutnya dengan memberikan cukup penerangan atau cahaya dengan kata lain memperkuat transparansi, integritas dan partisipasi publik.

“Di Makassar kami melakukan lelang jabatan kepala sekolah yang seleksinya dilakukan secara terbuka dan berlapis serta melibatkan berbagai elemen masyarakat. Hal itu untuk mendapatkan kepala sekolah dengan kualitas terbaik,” kata Danny.

Sementara di sektor kesehatan lanjut Danny, pemerintahannya berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui layanan Home Care atau Dottoro ta secara gratis dan dapat diakses melalui call center 112.

Ia juga menambahkan upaya transparansi di bidang kesehatan dilakukan melalui sistem informasi rujukan rumah sakit terintegrasi diantaranya Wahidin Sudirohusodo, Labuang Baji.

Kemudian RS Awal Bros, Grestelina, RSU Daya, RSU Tenriawaru Bone, dan Puskesmas Pattingalloang yang dapat menyajikan data jumlah ruang rawat inap yang tersedia, jumlah dokter ahli, dan tenaga medis yang bertugas di satu rumah sakit. darna


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya