Aneh, Dana BOS SDN Tomemba Tidak Cukup

08 December 2016 07:42
Aneh, Dana BOS SDN Tomemba Tidak Cukup
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Sekolah Dasar Negeri Tomemba yang terletak di dusun Tomemba, Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah ini, mengalami kesulitan dalam pengadaan kelengkapan penunjang pendidikan siswa, dikarenakan sekolah tersebut masih memiliki utang kepada penerbit sejak dua tahun yang lalu. Hal ini dilansir oleh wartawan BugisPos dari laporan masyarakat terkait keluhan dari Kepala Sekolah SDN Tomemba, Hadaria,Spd.

Menurutnya, utang sekolah itu merupakan peninggalan dari kepala sekolah yang terdahulu, yang harus dia bayarkan sebagai kewajibannya sebagai penerus dari kepala sekolah yang lama.

Menjadi aneh, karena Hadaria sendiri mulai bertugas disekolah itu sejak April 2014 yang lalu. Seberapa besar utang sekolah hingga mengendap sekitar dua tahun lamanya, tidak dijelaskan olehnya secara rinci. Akibat beban utang tersebut sejumlah agenda pendidikan yang seharusnya dapat diadakan disekolah tersebut menjadi mandek, dikarenakan harus melunasi utang sekolah kepada penerbit.

Menurut rilis yang dikeluarkan oleh Kemendikbud, dari 51 Milyar dana BOS yang diterima Provinsi Sulawesi Barat untuk triwulan IV ini, SDN Tomemba menerima kucuran dana sebesar Rp.28.600.000. Apabila dana sebesar ini dijumlahkan selama setahun, berarti jumlah dana yang dikelola oleh sekolah tersebut sebesar Rp.114.400.000, angka ini sebenarnya cukup untuk membiayai operasional di sekolah, kecuali pembelanjaan yang dilakukan tidak tepat sasaran dan tidak sesuai juknis yang dikeluarkan oleh Kemendikbud melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 16 tahun 2016 yang merupakan perubahan atas Permendikbud nomor 80 tahun 2003 tentang petunjuk teknis penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan dana bantuan operasional sekolah.

Hingga berita ini dimuat, Hadaria selaku Kepala Sekolah SDN Tomemba sangat sulit untuk dihubungi. Beberapa kali teleponnya dihubungi namun teleponnya tidak diangkat. Padahal sesuai edaran Kemendikbud bahwa penggunaan dana BOS diharapkan peran serta masyarakat untuk mengawasi penggunaannya dan apabila ada yang menyalahi prosedur maka wajib bagi masyarakat untuk segera melaporkannya. One/Arth


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya