HTTP Status[404] Errno [0]

BPMPD Sulbar Evaluasi Pengelolaan Dana Desa

08 December 2016 10:21
BPMPD Sulbar Evaluasi Pengelolaan Dana Desa
DR Junda Maulana
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Sulbar melakukan monitoring dan evaluasi terhadap realisasi anggaran dana program desa, monitoring itu di lakukan di hampir semua desa di enam kabupaten se-Sulbar.

Dari hasil monitoring dan evaluasi itu, kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Provinsi Sulbar DR Junda Maulana membeberkan bahwa masih ada beberapa kepala desa yang belum memahami aturan dalam panggunaan dana desa sesuai dengan perintah UU desa.

“ Masih ada beberapa Kepala Desa yang belum memahami cara pengelolaan Dana Desa, sebagaimana yang diamanahkan undang-undang, pembinaan tetap akan kita lakukan, kami minta para pendamping desa agar bekerja lebih maksimal, disini lah peran pendamping desa sangat penting.” Ungkap mantan kepala Bappeda Mamuju itu belum lama ini.

Junda menjelaskan berdasarkan hasil monitoring BPMPD Sulbar pada mengelolaan dana desa tahuan anggaran 2016, ditemukan beberapa desa yang hanya fokus pada pembangunan fisik dan mengabaikan program pemberdayaan masyarakat seperti platihan dan lain sebagainnya.

“Kita sudah lakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan dana Desa. Hasilnya, ada beberapa desa yang mengalokasikan Dana Desa hanya fokus pada pembangunan fisik.
Mereka tidak memasukkan perencanaan program pemberdayaan masyarakat seperti pembuatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan platihan keterampilan.” tutur mantan Plt bupati Mateng itu.

Junda menegaskan hasil evaluasi pengelolaan Dana Desa tahun ini akan menjadi dasar untuk mendorong para Kepala Desa agar dapat membuat perencanaan pengelolaan Dana Desa 2017 sesuai amanah undang-undang desa sehingga dapat lebih dirasakan menfaatnnya oleh masyrakat.

“Tahun depan kita harapakan semua Kepalah Desa membuat perencanaan pembangunan yang sesuai aturan. Sehingga tujuan pengalokasian Dana Desa bisa tercapai,” harap Junda.

Terakhir, Junda berpesan agar dana desa dapat di kelola dengan baik sesuai petunjuk teknis yang ada, Ia menghimbau agar kepala desa tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan keuangan desa atau melakukan korupsi terhadap dana desa.

“sekarang sudah ada beberapa kepala desa yang menjadi tersangka akibat melakukan korupsi dana desa, saya berharap kedepan tidak ada lagi kepala desa yang tersandung kasus korupsi dana desa.” Tutup Junda (adv)

Sumber : IM Sulbar


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya