HTTP Status[404] Errno [0]

Heboh !!! Mie Titie Jual Mie Berulat

11 December 2016 23:58
Heboh !!! Mie Titie Jual Mie Berulat
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Mie Titi di Jl.Boulevard Panakkukang Makassar

Mie Titi di Jl.Boulevard Panakkukang Makassar

BugisPos —  Hati-hatilah bila berpikir mau mampir ke Mie Titi di Jl.Boulevard Panakkukang Makassar. Sebab penjual mie kering yang kesohor di Makassar ini, rupanya menyimpan aib yang tentu bisa mencelakai konsumennya yang memang siang malam membludak di tempat ini.

Rupanya ada pengunjung Mie Titi di tempat ini tiba-tiba terperanjat saat menikmati sepiring mie kering hidangan Mie Titi. Si pengunjung ini menemukan ulat atau belatung di piring mie kering yang sementara dia santap. Dan hebohlah peristiwa ini sampai pengurus KNPI kecamatan Panakkukang turun memprotes pengelola Mie Titi

Ketua KNPI Kecamatan Panakkukang, Mansyur, menyebut Rumah Makan (RM) Mie Titi di Jalan Boulevard ini tidak mengantongi izin dan sertifikasi higienis dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Hal itu disampaikannya menyusul adanya temuan belatung dalam sambal yang disajikan restoran ternama tersebut.

“Saat dikonfirmasi ke pihak Dinas Kesehatan Kota Makassar perihal izin higienis, ternyata memang belum terdaftar,” ucap Mansyur, Sabtu 10 Desember 2016. Terkait hal itulah dia minta pemerintah diminta untuk memberikan pengawasan terhadap RM Mie Titi.

Pasca-beredarnya informasi pengunjung menemukan belatung pada sambal mie titi, pihaknya langsung bergerak cepat untuk meminta klarifikasi dari pengelola RM Mie Titi. KNPI Kecamatan Panakkukang sudah mendatangi restoran tersebut untuk meminta klarifikasi dan melakukan pemantauan.

“Dari hasil pemantauan kami, memang tempat tersebut sangat tak elok dipandang mata, semisal kebersihan dan bau menyengat dari sisa makanan yang di buang ke pembuangan saluran air,” papar Mansyur.

Menanggapi insiden ini, Wakil Ketua komisi A DPRD Makassar, Susuman Halim mendesak agar Rumah Makan Mie Titi di Jalan Boulevard ini ditutup sementara akibat temuan ulat belatung tersebut.

Komisi yang membidangi kesehatan minta untuk duduk bersama membangun formula yang bisa dijadikan standar operasional prosedur (SOP) kepada para pengusaha kuliner.

“Kami mendesak untuk sesegera mungkin dibentuk tim terpadu, BPOM dan Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Makassar untuk dilakukan evaluasi dan inspeksi kepada pengusaha kuliner di Makassar,” kata Susuman, Minggu (11/12/16).

Dengan penemuan ini, ia menduga banyak tempat yang tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan higienis menu sajian yang akan dipasarkan. “Tolong para pengusaha jangan hanya memburu keuntungan. Tapi tidak memperhatikan sajian makanan yang sehat,” tegas Sugali sapaan akrab Susuman. Apalagi Makassar merupakan surga kuliner, sehingga mantan aktivis di era tahun 90-an sangat menyayangkan kejadian di RM Mie Titi tersebut.

“Padahal Mie Titi ini juga sebagai makanan favorit, yang hanya ada di kota yang berjuluk kota dunia ini,” tutur dia. Sugali mengatakan penemuan belatung ini lantaran lemahnya pengawasan higienis di rumah makan yang siap saji itu. Olehnya itu, hal ini bisa menjadi pintu masuk bagi stakeholder khususnya Pemkot Makassar untuk melakukan evaluasi dan pengawasan komprehensif kepada semua pelaku usaha kuliner.

“Semestinya sudah ada standar baku kebersihan dan SOP higienis makanan yang layak dikonsumsi, yang dipedomani oleh para pengusaha kuliner. Tentunya menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama sebagai komisi yang membidani perizinan maka kami berharap jangan ada pembiaran oleh Pemerintah Kota Makassar,” tegas Sugali. T

erpisah, pengelola RM Mie Titi, Jhon, menolak  jika ulat belatung itu berasal dari RM Mie Titi. Ia malah mengatakan bahwa belatung tersebut memang bersumber dari sambal. darna

Â

Â

Â


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya