HTTP Status[404] Errno [0]

BugisPos Dukung Pernyataan Ketua PWI Sulsel

15 December 2016 23:58
BugisPos Dukung Pernyataan Ketua PWI Sulsel
Ketua PWI Sulsel Agus Salim Alwi Hamu (kiri) bersama Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid (tengah), Rabu (14/12/2016
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Ketua PWI Sulsel Agus Salim Alwi Hamu (kiri) bersama Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid (tengah), Rabu (14/12/2016

Ketua PWI Sulsel Agus Salim Alwi Hamu (kiri) bersama Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid (tengah), Rabu (14/12/2016

BugisPos — Â Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, Agus Salim Alwi Hamu mengingatkan pejabat di daerah agar tidak takut terhadap wartawan. Menurutnya, wartawan adalah mitra kerja pemerintah.

Agus yang juga direktur utama Harian FAJAR pun meminta pejabat agar tidak melayani wartawan abal-abal. Saat ini, wartawan yang benar, harus lulus uji kompetensi dan terdaftar di Dewan Pers. Lalu, produknya jelas.

Hal itu dinyatakan Agus saat bertemu Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, Rabu (14/12/2016). Dia mengatakan, selama ini ada stigma dalam masyarakat bahwa wartawan adalah tukang peras.

“Ini yang harus diluruskan. Saya ini ketua PWI, dan saya banyak dengar masalah ini. Banyak pejabat yabg menjadi korban pemerasan oleh oknum wartawan tak jelas. Saya sampaikan bahwa tidak ada wartawan suka minta uang, kalau ada itu berarti bukan wartawan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut didukung penuh oleh jajaran media online BugisPos. Pimred BugisPos Usdar Nawawai mengatakan, apa yang dikemukakan ketua PWI Sulsel ini di hadapan bupati Pangkep sangat jelas arah dan tujuannya, maka BugisPos sangat mendukung. “Mudah-mudahan media lainnya di Sulsel juga memberi dukungan yang sama” harap Usdar.

Usdar menambahkan, bahwa soal UKW itu sudah betul apa yang dikatakan Agus, hanya saja perlu ditambahkan, bahwa Pimred yang sudah memegang Sertifikat UKW dapat memberi penugasan pada wartawannya demi memenuhi kebutuhan pemberitaan sambil mengupayaka semua wartawan mengikuti UKW. Â Usdar juga berharap PWI dapat memfasilitasi biaya UKW kerjasama dengan Pemda atau pihak lainnya, demi mendorong minat wartawan ikut UKW.

Kepada bupati Pangkep, Agus memberi tips untuk membedakan wartawan benar dengan yang abal-abal. “Untuk mengetahui itu wartawan abal-abal, lihat medianya, lihat kantornya, dan lihat orangnya. Kalau memang pribadinya nakal yah laporkan ke medianya,” katanya.

Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid mengaku sangat terbuka untuk media. Dia pun tak memungkiri adanya oknum nakal yang menjual status wartawan untuk meraup keuntungan.

“Alhamdulilkah semua wartawan baik dengan saya. Tidak ada kok yang suka peras-peras di sini,” jelasnya (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya