HTTP Status[404] Errno [0]

Kejari Makassar Selamatkan Uang Negara

15 December 2016 00:24
Kejari Makassar Selamatkan Uang Negara
Deddy Suwardy Surachman
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugsPos —Kejari Makassar, selamatkan kerugian negara sebasar Rp2.055.583.542,57 selama kurun waktu setahun. Uang Rp 2 miliar lebih itu, disita dari beberapa kasus tahun 2016. Demikian diungkapkan Kepala Kejari Makassar, Deddy Suwardy Surachman kepada media Selasa (13/12/2016)

Deddy mengatakan, kerugian negara yang berhasil diselamatkan tersebut bersumber dari beberapa kasus yang sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Periode dari Januari hingga Desember 2016.

“Tahun ini kita selamatkan kerugian negara Rp2.055.583.542,57. Uang itu dari penyitaan kasus korupsi yang ditangani selama periode Januari hingga Desember tahun ini,” ungkapnya.

Menurut Deddy, nilai kerugian negara itu ada dari eksekusi barang bukti uang pengganti dari terpidana Ir Daddy Hermadi sebesar Rp 1.005.692.894,57. Kemudian dari terpidana Husein Abd Razak sebesar Rp70 juta.

“Adapula barang bukti uang tunai dari tersangka Jonh S de Fretes sebesar Rp 729.434.364. Kerugian negara dari Daddy Hermadi, Husein Abd Razak dan Jonh ini, sementara akan disetor ke kas negara,” terang Deddy.

Deddy menuturkan, saat ini sudah ada barang bukti uang tunai sudah disetor ke kas negara. Seperti barang bukti uang sebesar Rp 50 juta dari terpidana Kahar Gani. Kemudian Rp200 juta dari terpidana Zulkifli Nurdin.

“Khusus kerugian negara Rp50 juta dari terpidana Kahar Gani, disetor ke kas negara dengan bukti setoran 820160516170610 tertanggal 16 Mei 2016. Uang Rp200 juta dari terpidana Zulkifli Nurdin sudah disetor 18 Mei 2016, dengan bukti penyetoran 820160518268208,” tuturnya.

Lanjut Deddy mengaku, penyelamatan kerugian negara tahun ini menurun dari tahun 2015 kemarin. Tahun kemarin lebih tinggi karena ada satu kasus kerugian negara disita sebesar Rp 1 miliar lebih.

“Beda tahun ini, kami hanya menyita ratusan juta bahkan hanya puluhan juta dari satu perkara. Itu yang mengakibatkan menurunnya penyelamatan kerugian negara pada tahun ini,” pungkasnya (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya