HTTP Status[404] Errno [0]

Walikota Launching BULo di Rappocini

19 December 2016 23:25
Walikota Launching BULo di Rappocini
Walikota Makassar Danny Pomanto, bersama Wakil Walikota Syamsu Rizal, dan camat Rappocini Hamri Haiya pada saat launching bulo di kecamatan Rappocini
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Walikota Makassar Danny Pomanto, bersama Wakil Walikota Syamsu Rizal, dan camat Rappocini Hamri Haiya pada saat launching bulo di kecamatan Rappocini

Walikota Makassar Danny Pomanto, bersama Wakil Walikota Syamsu Rizal, dan camat Rappocini Hamri Haiya pada saat launching bulo di kecamatan Rappocini

BugisPos — Â Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto meluncurkan Percepatan Program Badan Usaha Lorong (BULo) Penyemaian dan Penanaman Tanaman Cabe Makassar di RW 06, Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini.
“Satu persatu lorong-lorong di Makassar akan launching BULo-nya dan ini sudah selangkah menuju realisasi program pangan di tahun 2017,” ujarnya di Makassar, Senin 19/12/16

Pada peluncuran program BULo itu juga turut serta dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Dr Syamsu Rizal, Ketua TP PKK Makassar Indira Yusuf Ismail bersama wakilnya Melia Fersini, sejumlah camat dan kepala SKPD lingkup Pemkot Makassar serta kader PKK dan warga sekitar.

Danny Pomanto menyatakan, BULo adalah gerakan multi efek yang dapat dimaknai sebagai gerakan menekan laju inflasi, gerakan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Gerakan mempersempit gini rasio, gerakan peningkatan jumlah RTH (Ruang Terbuka Hijau), gerakan mencerdaskan anak Makassar dan gerakan bebas pengangguran.

“Hasil dari BULo akan dialokasikan untuk deposito pendidikan bagi anak lorong sehingga anak – anak kita bisa melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi, sisanya digunakan untuk menghidupi UMKM, dan mengembangkan BULo yang ada di setiap kecamatan,” terang Walikota Danny dikutip Antara

Dia menjelaskan Wali Kota Danny, program BULo efektif dijalankan di 2017 nanti. BULo akan menyasar lorong – lorong yang telah sukses mengubah diri menjadi Lorong garden (Longgar).

Sebagai langkah awal, dari 7.000 – an lorong yang ada di Makassar, sekitar 600 lorong akan disertakan pada program BULo.

Diharapkannya, BULo benar – benar dapat menjadi program bagi kebangkitan ekonomi kerakyatan di Indonesia yang diawali dari Makassar. Tanaman Cabe atau lazim disebut Lombok bagi warga Makassar merupakan tanaman produktif yang bernilai ekonomi tinggi.

Warga sebagai penggerak utama BULo akan meraup keuntungan ekonomi dari setiap kilogram Cabe yang terjual. Pemkot Makassar akan membeli Cabe yang dihasilkan oleh BULo.

Tahapan demi tahapan telah dirancang untuk menyukseskan BULo. Setidaknya ada lima tahapan yang dipersiapkan oleh Pemkot Makassar.

Tahap pertama dijalankan pada 10 – 30 November 2016. Tahap kedua, 14 November – 7 Desember 2016. Tahap ketiga dijadwalkan berjalan 8 Desember 2016 sampai 12 Juli 2017. Tahap keempat dimulai 1 April sampai 31 Desember 2017, dan tahap kelima bermula 12 Juli hingga 31 Desember 2017.

Output dari setiap tahapan juga berbeda – beda. Seperti pada tahap pertama out putnya berupa rendif atau blue print BULo, tahap kedua out put yang diharapkan adanya usulan CPCL (Calon Penerima Cabe Lorong Garden) yang mencapai 10.000 Kepala Keluarga (KK).

Tahap ketiga target out put berupa dihasilkannya cabe produktif sebanyak 300.000 kg, dan tahap keempat target out put berupa pencapaian 5.935 lorong produktif, dan 7.812 lorong pengembangan sebesar 1.187.000 kg sampai 1.562.400 kg cabe Longgar, serta out put tahap lima berupa Restorasi lorong.

Camat Rappocini Hamri Haiyya menyatakan kesiapan wilayah yang dipimpinnya untuk menyukseskan setiap tahapan dari BULo hingga manfaat ekonomj dari program ini dapat dirasakan secara nyata oleh warga Makassar.


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya