HTTP Status[404] Errno [0]

Fenomena “Om telolet om” di Mata Danny Pomanto

25 December 2016 22:49
Fenomena “Om telolet om” di Mata Danny Pomanto
Danny Pomanto
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Fenomena klakso “Om Telolet” sebenarnya belum menjalar ke Makassar. Tapi anehnya, seperti anak-anak remaja di Jl.Antang Raya Minggu sore 25/12/16 sekitar tujuh orang sibuk melabai-lambaikan kertas karton bertuliskan “Om telolet om” ke setiap truk yang lewat. Bahkan terhadap truk sampah pun mereka teriaki minta dibunyikan klakson telolet.

Pemandangan yang diliput BugisPos ini cukup menggelikan juga. Sebab rata-rata sopir truk tak ada yang membunyikan klakson, dan bahkan mereka tak punyal klakson om telolet om. Para sopir itu bahkan sebagan terlihat bingung apa maunya ini anak-anak, ada juga yang cuek-cuek saja mungkin mengira anak-anak ini minta permen segala, permen telolet, hehe

Namun demikian fenomena klakson Om Telolet Om rupanya mendapat apresiasi dari Walikota Makassar Danny Pomanto. Danny mengatakan klakson dengan bunyi telolet ini, adalah kreativitas masyarakat khususnya anak-anak di Pulau Jawa.

Betapa tidak, dengan aksi kocak tersebut, telolet ini bisa menembus issu Internasional. Danny pun angkat jempol “Hebat,” ujarnya, Sabtu (24/12/2016). Hanya saja kata Danny, dibalik fenomena ini, ia mengaku jika keberadaan telolet tidak mengikuti standar yang dipatenkan pemerintah sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan bagi pengendara lainnya.

Menurutnya klakson telolet ini sangat cocok dengan armada pete-pete Smart yang ia luncurkan baru – baru ini. Pasalnya ada karakter tersendiri, dan menjadi perhatian masyarakat.

Danny pun mengakui, jika nantinya klakson telolet ini sudah lulus uji kelayakan oleh pemerintah, ia pun berniat untuk memasangnya di pete- pete Smart.

Sebelumnya Kasatlantas Polrestabes Makassar AKBP Hamka Mappaita mengatakan, pihaknya  mewarning kendaraan yang pakai telolet di Makassar. Bagaimana tidak, klakson dengan bunyi telolet tersebut menganggu pengendara yang berada disekitar pengguna klakson telolet itu.

“Saya tidak perbolehkan, standarkan saja sesuai dengan aslinya. Ini sangat bahaya, karena bikin kaget orang,” ujar AKBP Hamka.

“Klakson ini tidak hanya membahayakan para pengendara, tapi ini juga dapat menimbulkan kecelakaan,” tambahnya.

Untuk menyikapi ini, AKBP Hamka akan menginstruksikan jajarannya yang bertugas di lapangan untuk menahan kendaraan yang memasang klakson telolet. Sedangkan bila sudah marak, pihaknya pun mengaku akan mengadakan sweeping khusus soal klakson telolet ini.

Lebih jauh diungkapkan Hamka, terkait dengan kelengkapan kendaraan khususnya kendaraan yang angkutan umum, itu juga harus disikapi oleh Disnas Perhubungan, pasalnya sebelum kendaraan ini beroperasi di jalanan atau diberikan ijin operasi dilaksanakan uji berkala Hamka mengatakan dalam wakru dekat ini akan melakukan koordinasi bareng Dishub Makassar untuk menangani kendaraan pemakai klakson jenis variasi ini (*)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya