HTTP Status[404] Errno [0]

Hotel Myko Dibongkar, Parkir Alaska Santai-santaiji Saja

04 January 2017 07:05
Hotel Myko Dibongkar, Parkir Alaska Santai-santaiji Saja
Kendaraan macet depan Alaska sudah hal biasami, yang berwenang santai-santai saja - petta
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Kendaraan macet depan Alaska sudah hal biasami, yang berwenang santai-santai saja - petta

Kendaraan macet depan Alaska sudah hal biasami, yang berwenang santai-santai saja – petta

BugisPos – Pemkot Makassar melalui Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) yang dinakhodai Ir.Achmad Kafrawi, tiba-tiba membuat gebrakan hebat. Dua lokasi bangunan milik Mall Panakkukang dibuldoser gara-gara bangunannya itu mengangkangi pedestarian jalan yang sebenarnya adalah hak rakyat. Jadilah pimpinan MP gigit jari dan banyak disesalkan masyarakat dan dari kalangan pengusaha lainnya.

Dengan langkah taktis dan berani DTRB ini, justeru menimbulkan protes di masyarakat, bahwa kalau Myko dan pasilitas parkir MP berani dibongkar, maka mengapa penyakit kronis langganan macet depan Alaska Jl.Pengayoman bikin PD Parkir mati kutu selama ini ? Ada yang beranggapan PD Parkir Makassar itu sungguh loyo sedang DTRB semangat pantang loyo.

Toko kelengkapan rumah tangga, Alaska, memang sepertinya tak ada berani menyentuh. Beberapa kali mendapat teguran dari pemerintah kota Makassar soal perparkiran yang menuai kemacetan dan menganggu lalu lintas, namun tetap saja Alaska senyum-senyum tak perduli soal kemacetan itu. Dia enjoy cari untung dan pengguna jalan menggerutu. Sepertinya bos Alaska ini tak ada yang ditakuti di Pemkot Makassar, maupun di kepolisian yang berwenang mengatur lalu lintas.

Terkait hal ini, Anggota Komisi B DPRD Makassar Basdir meminta sikap tegas dari pihak Pemerintah Kota Makassar. Katanya, Pemkot seyogyanya tidak tebang pilih dalam menegakkan aturan.

Menurutnya, Pemkot Makassar memang sudah seharusnya mengambil langkah tegas, selain melakukan teguran lisan atau tertulis. Apalagi, kata Basdir, persoalan perparkiran Alaska memang sudah lama jadi persoalan dan belum menemui titik terang.

“Kalau memang melanggar, Pemkot bisa tinjau ulang izinnya. Kalau memang sudah tidak bisa taat aturan, ya cabut izinnya,” kata politikus Demokrat ini.

Juga, kata Basdir, Pemkot bisa mengambil langkah penertiban, seperti yang dilakukan kepada pihak Hotel Myko. Pasalnya, asas keadilan terhadap kebijakan mesti didahulukan.

Kendati demikian, Basdir juga berharap, pihak manajemen Alaska untuk taat aturan, sesuai dengan perizinan. Dia mengatakan, perparkiran tersebut boleh saja diperadakan, asal tidak melewati batas yang telah ditetapkan.

“Tapi kalau parkirnya sudah memasuki bahu jalan, ya salah. Yang seperti itu yang mesti ditertibkan. Atau bisa juga, dibuatkan lahan parkir baru supaya dapat menampung kendaraan yang melebihi kapasitas perparkiran yang ada di depan itu,” tegasnya (petta)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya