HTTP Status[404] Errno [0]

Soal Bentrok Polisi vs Pol PP, Walikota Upaya Mencari Jalan Damai

08 January 2017 01:33
Soal Bentrok Polisi vs Pol PP, Walikota Upaya Mencari Jalan Damai
Suasana mencekam saat peristiwa penyerangan oknum Polisi ke markas Pol PP di Balaikota
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Suasana mencekam saat peristiwa penyerangan oknum Polisi ke markas Pol PP di Balaikota

Suasana mencekam saat peristiwa penyerangan oknum Polisi ke markas Pol PP di Balaikota

BugisPos — Aksi saling serang antar oknum aparat kepolisian dan Satpol PP Makassar pada 6-7 Agustus 2016 lalu, yang berakibat satu anggota Sabhara Polda Sulsel, Bripda Michael Abraham Rieuwpassa tewas, memang merupakan musibah yang menyedihkan, bukan hanya bagi pihak kepolisian yang anggotanya jatuh korban, tetapi juga di pihak Pemkot Makassar peristiwa ini adalah hal yang sangat menyedihkan, karena kedua pihak adalah sama merupakan abdi negara dan masyarakat.

Ketika itu, terjadi cekcok di Losari gara-gara Polisi ditegur oleh Pol PP yang masuk berboncengan ke Losari karena balap-balap motor. Mendapat teguran seperti itu anggota Polisi ini tak terima, dan terjadi perkelahian namu segera dihentikan oleh Kasapol PP dan dilakukan perdamaian.

Tetapi entah mengapa malam harinya terjadi penyerangan ke markas Pol PP di Balaikota, yang berakibat jatuhnya korban jiwa di pihak kepolisian, dan sejumlah anggota Pol PP yang terluka.

Walikota Makassar Moh. Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menginginkan agar kasus saling serang antar Satpol PP dan anggota Sabhara Polda Sulsel berakhir damai.

“Kita sudah sepakat, akan mengakhiri ini dengan baik,” kata Danny Pomanto, Jum’at malam (6/1/2017). Meskipun, lanjut dia, dalam kasus tersebut ada tiga laporan polisi yang masuk. Diantaranya Satpol menyerang polisi di Pantai Losari, polisi serang kantor Balaikota dan satu polisi tewas.

Menurut Danny, kisruh antar kedua instansi tersebut sementara ini dilakukan proses untuk berdamai.

“Dan insya Allah kita cari jalan keluar yang terbaik, terbaik untuk negara ini. Prosedur untuk rujuk, secara hukum itu selalu terbuka,” ungkap Danny.

Apalagi, Danny mengaku selama ini Pemerintah Kota Makassar juga intens menjalin komunikasi dengan kepolisian. “Pemerintah kota sudah melakukan komunikasi intens, Pak Dirkrimum yang langsung berhubungan dengan saya. Sudah tiga kali saya ketemu,” tutup Danny.

Aksi saling serang antar aparat kepolisian dan Satpol PP Makassar pada 6-7 Agustus 2016 lalu. Akibatnya satu anggota Sabhara Polda Sulsel, Bripda Michael Abraham Rieuwpassa tewas (petta)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya