HTTP Status[404] Errno [0]

Untuk Bersinergi, Dinas Perizinan Bertandang ke Disperindag

09 January 2017 00:58
Untuk Bersinergi, Dinas Perizinan Bertandang ke Disperindag
Kadis Perindag A.Yasir menerima kunjungan A.Bukti Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Izin Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) kota Makassar bersama rombongan
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Kadis Perindag A.Yasir menerima kunjungan A.Bukti Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Izin Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) kota Makassar bersama rombongan

Kadis Perindag A.Yasir menerima kunjungan A.Bukti Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Izin Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) kota Makassar bersama rombongan

BugisPos – Ini hal yang mengejutkan. Sebab sejak dulu-dulu di antara Disperindag dan Kantor Perizinan kota Makassar tak pernah terjadi ada kunjungan resmi yang melibatkan staf di dua instansi ini. Biasanya hanya di antara pejabat yang bertemu cokko-cokko mengatur lalu lintas urusan izin. Dan selama ini terkesan bahwa di kedua instansi ini hanya semata mengurusi izin-izin padahal keduanya punya kewajiban urusan lain diluar perizinan

Dengan tampilnya dua pejabat yang tampak lebih siap menghadapi tantangan ke depan ini, tentunya akan memberi nuansa baru bagi Disperindag dan PM-PTSP yang memang selama ini sangat terkait dalam hubungan kerja.

Mewujudkan sinergi yang diharapkan tersebut, Kepala Dinas Perdagangan, Drs. H Andi Muh. Yasir, M.Si pun dengan lapang menerima kunjungan kerja Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP), Andi Bukti Djufri bersama perangkat pejabat struktural, di Dinas Perdagangan Kota Makassar, Jumat (6/1/2017).

Turut hadir mendampingi Kadis Perdagangan, Sekretaris Dinas, A Momang Tisi bersama jajaran Para Kabid, dan Kepala seksi Dinas Perdagangan Kota Makassar.

Kunjungan ini bertujuan dalam rangka membangun sinergitas, koordinasi, komunikasi dan harmonisasi, antara Dinas Perdagangan dan Dinas PM-PTSP dalam hal teknis pelayanan perizinan nantinya.

Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk melangkah menuju kemajuan pembangunan Kota Makassar.

Dalam arahannya, Kadis Perdagangan mengatakan, peran perizinan sangatlah penting dalam pendeteksian segala jenis usaha yang ada di Kota Makassar agar dapat dijadikan Pajak Daerah.

“Jika hal ini dapat bersinergi dengan baik antara Dinas Perdagangan dan PM-PTSP, Insya Allah peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar akan mudah terwujud”, ujarnya.

Terhadap pertemuan kedua pimpinan instansi ini, ketua Asosiasi Refleksi Kesehatan (ARKES) kota Makassar Usdar Nawawi memberi masukan, bahwa khusus usaha jasa pijat di kota Makassar, baik yang baru maupun perpanjangan, harusnya dikelola dengan sangat hati-hati, Disperindag dan PM-PTSP harusnya melibatkan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif beserta Asosiasi yang menaungi jenis usaha kepariwisataan yang akan diberi izin, agar di lapangan tidak tumpang tindih.

Regulasi aturan terakhir ini memang agak rancu juga, kata Usdar, sebab izin usaha pijat misalnya nanti setelah mendapat SITU, SIUP dan TDP baru belakangan pengusaha mengurus Tanda Daftar Usaha Pariwisata. Nah, bagaimana bila ternyata letak usaha tersebut melanggar aturan jarak 200 meter dari rumah ibadah atau sekolah ? Yang lebih konyol lagi sebab seringkali Dinas Pariwisata sendiri melupakan rekomendasi Asosiasi dalam memberikan TDUP padahal Asosiasi yang lebih tahu kondisi lapangan, misalkan soal jarak THM dengan rumah ibadah atau sekolahan yang tak memenuhi syarat. Tapi kemudian bila timbul masalah, barulah pihak Asosiasi dilibatkan. Inilah hal-hal yang tentunya patut dipertimbangkan oleh Andi Yasir dan Andi Bukti selaku pemangku kebijakan dalam soal perizinan. darna


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya