HTTP Status[404] Errno [0]

Makassar Masuk Rencana Besar Sindikat Narkoba

14 January 2017 23:51
Makassar Masuk Rencana Besar Sindikat Narkoba
Proses pembakaran sabu menggunakan mobil pemusnahan narkoba milik BNN di Markas Polda Sulsel (ant)
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Proses pembakaran sabu menggunakan mobil pemusnahan narkoba milik BNN di Markas Polda Sulsel (ant)

Proses pembakaran sabu menggunakan mobil pemusnahan narkoba milik BNN di Markas Polda Sulsel (ant)

BugisPos — Â Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan berharap sinergitas dengan aparat keamanan maupun lintas lembaga lainnya terus ditingkatkan dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah setempat.
“Makassar adalah ibukota dari Sulsel dan merupakan kota metropolitan yang masuk dalam rencana besar para sindikat narkoba untuk menghancurkan generasi penerus bangsa ini,” jelas Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto di Makassar, Jumat 13/1/17

Saat memberikan sambutan dalam pemusnahan 15,3 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan 1.966 butir pil ekstasi di halaman Mapolda Sulsel, ia memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak keamanan.

Menurut walikota yang akrab disapa Danny itu, penggagalan pendistribusian narkoba jenis sabu-sabu pada 31 Desember 2016 di Kota Makassar itu tidak terlepas karena bagusnya sinergi yang terbangun antar lembaga selama ini.

Melalui gabungan Tim Interdiksi, 9,6 kg sabu-sabu dari Malaysia melalui jalur laut berhasil digagalkan sehingga tidak sempat tersebar ke masyarakat.

“Ngeri sekali membayangkannya seandainya 10 kilogram itu terdistribusi pada malam tahun baru. Bayangkan kalau anak-anak kita yang masih SD juga diberi dalam bentuk lain,” katanya.

Operasi yang dilakukan oleh Polda Sulsel harap Danny tidak hanya berdampak pada berkurangnya jumlah narkoba yang beredar di masyarakat juga dapat memutus mata rantai peredaran narkoba bukan hanya di Sulsel juga di Indonesia.

“Narkoba telah menjadi ancaman dan harus diberantas hingga ke akar – akarnya,” tegas Kapolda Sulsel irjen Pol Muktiono.

Perang terhadap narkoba telah berlangsung lama namun belum mampu memberantasnya hingga ke akar – akarnya. Upaya melindungi anak – anak dari ancaman narkoba terus diupayakan dengan melakukan penyadaran dan edukasi akan bahaya narkoba.

Keluarga dan sekolah memiliki peran penting dalam pencegahan dan penyalahgunaan narkoba. Menanamkan nilai-nilai agama dan moral dapat menjadi benteng pelindung dari bahaya narkoba.

Pemerintah kota lanjut Danny telah menggulirkan program pengajian rutin di tiap kelurahan yang dapat berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan akan bahaya narkoba dan pencegahannya melalui ceramah atau dakwah. ant


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya