HTTP Status[404] Errno [0]

Vonis Bebas untuk Korupsi Dana Aspirasi Jeneponto

14 January 2017 23:50
Vonis Bebas untuk Korupsi Dana Aspirasi Jeneponto
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar sebagai saksi pada sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto di Pengadilan Negeri, Makassar, Rabu (11/1). ant
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar sebagai saksi pada sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto di Pengadilan Negeri, Makassar, Rabu (11/1). ant

Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar sebagai saksi pada sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi dana aspirasi Kabupaten Jeneponto di Pengadilan Negeri, Makassar, Rabu (11/1). ant

BugisPos — Â Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar memvonis bebas Ketua Badan Legislasi DPRD Jeneponto, Sulawesi Selatan, Andi Mappatunru dalam perkara dugaan korupsi dana aspirasi DPRD Jeneponto tahun 2013.
“Terdakwa tidak secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sesuai dengan yang didakwakan oleh jaksa penuntut,” ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Makassar Kristijan P Djati di Makassar, Kamis.

Mappatunru sebelumnya dituntut lima tahun penjara oleh jaksa penuntut umum dalam kasus dugaan korupsi dana aspirasi DPRD Kabupaten Jeneponto tahun 2013 yang dianggarkan sebesar Rp23 miliar.

Selain dituntut lima tahun penjara, Mappatunru juga dibebankan untuk membayar denda sebesar RP200 juta subsider enam bulan kurungan. Mappatunru dinilai melanggar Pasal 3 dan 12 huruf i Undang-Undang Tipikor.

Menurut majelis hakim, terdakwa yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Jeneponto pada 2013 itu tidak pernah mengusulkan anggaran dana aspirasi yang telah merugikan negara sesuai dengan dakwaan dan tuntutan jaksa.

Berdasar keterangan saksi, terdakwa tidak pernah mengusulkan, mengurus, dan mengawasi secara langsung maupun tidak langsung proyek yang didanai APBD tersebut

“Tiga paket proyek yang selama ini disangkakan kepadanya tidak terbukti dikerjakan oleh terdakwa, melainkan dikerjakan oleh rekanan,” tandasnya.

Jaksa penuntut umum Kamaria menyatakan masih pikir-pikir untuk melakukan upaya banding atas putusan tersebut.

Sedangkan kuasa hukum Mappatunru, Yusuf Gunco, menyatakan sangat puas atas putusan bebas yang dijatuhkan majelis hakim terhadap kliennya. ant


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya