HTTP Status[404] Errno [0]

Janganki Mudah Terprovokasi Ces

17 January 2017 22:50
Janganki Mudah Terprovokasi Ces
Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos —Â Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang mendorong pentingnya menanamkan rasa kesatuan dan persatuan serta cinta tanah air sejak dini agar tidak mudah terprovokasi atau terpengaruh pada setiap informasi yang berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
Wagub Sulawesi Selatan (Sulsel) Agus Arifin Nu`mang menegaskan itu saat menerima sejumlah Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Makassar di Kantor Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa 17/1/17

“Memang begitu pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air sejak kecil kepada anak-anak kita, agar nantinya kelak ketika mereka menemukan informasi yang berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa, mereka tidak mudah terpengaruh dan dapat dihindari,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga mengingatkan jika kemerdekaan bangsa Indonesia bukanlah merupakan hadiah dari penjajah.

Kemerdekaan yang kini dinikmati seluruh rakyat Indonesia itu tentunya merupakan hasil perjuangan para anak bangsa yang bersatu dalam kebhinekaan untuk mengusir para penajah dari Tanah Air Republik Indonesia.

Agus Arifin Nu`mang juga mengingatkan bahwa dengan kebhinekaan bangsa kita menjadikan perbedaan itu merupakan suatu hal yang biasa sepanjang setiap ada perbedaan juga ada solusinya, sehingga perbedaan itu tidak menjadi beban yang berkepanjangan.

“Dengan kebhinekaan maka bangsa kita menjadikan perbedaan itu merupakan suatu hal yang biasa sepanjang setiap ada perbedaan juga ada solusinya,” ujarnya.

Sementara itu, terkait kedatangan Pengurus PMII Kota Makassar di Kantor Gubernur adalah untuk mengundang orang nomor dua Sulawesi Selatan itu, untuk membuka acara sekaligus pembicara pada pertemuan dialog kebangsaan dengan tema “Apa Kabar Sulawesi Selatan Tahun 2017” di Aula Mr. Coffe Jalan Topaz Raya Makassar pada 22 Januari 2017.

Sebelumnya, pihaknya juga sukses menggelar kegiatan serupa yang menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya alumni PMII yang juga anggota Majelis Pembina PC PMII Makassar Bakrie Ridwan, staf ahli Pangdam VII Wirabuana Infanteri Andi Suyuti, dan Ketua KNPI Sulawesi Selatan Arsony Hasibuan.

Dalam ulasan narasumber banyak menyinggung mengenai berbagai ancaman ideologi yang mengancam kedaulatan NKRI.

Semua yang mengancam kedaulatan NKRI dinilai sudah harus dilibas habis termasuk organ-organ yang anti-demokrasi. Karena itu bertentangan dengan Pancasila secara umum.

Diskusi itu juga lebih menekankan tentang pentingnya menjaga keutuhan NKRI. Kaum muda pergerakan hari ini, katanya, harus berpikir solusi bukan semata mendiskusikan masalah. ant


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya