HTTP Status[404] Errno [0]

Dekopin Dukung BULo Makassar

25 January 2017 21:31
Dekopin Dukung BULo Makassar
Ketua Dekopin Pusat, NH bersama Walikota Danny Pomanto serius berbincang seusai Rakerda Dekopin Kota Makassar di rumah jabatan Walikota Makassar. Rabu, (25/1/2017)
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com
Ketua Dekopin Pusat, NH bersama Walikota Danny Pomanto serius berbincang seusai Rakerda Dekopin Kota Makassar di rumah jabatan Walikota Makassar. Rabu, (25/1/2017)

Ketua Dekopin Pusat, NH bersama Walikota Danny Pomanto serius berbincang seusai Rakerda Dekopin Kota Makassar di rumah jabatan Walikota Makassar. Rabu, (25/1/2017)

BugisPos — Â Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid mendukung penuh program Pemerintah Kota Makassar yakni Badan Usaha Lorong (BULo) yang sudah mulai dijalankan tahun ini.
“BULo ini program yang berbasis ekonomi kerakyatan dan ini sesuai dengan program kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurdin di Makassar, Rabu 25/1/17

Nurdin Halid yang juga Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini memberikan dukungan penuhnya kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dalam merealisasikan program-program kerakyatannya.

“Program BULo walikota Makassar akan kita perkenalkan. BULo dapat menggerakkan ekonomi rakyat,” kata NH usai pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekopin Kota Makassar di rumah pribadi wali kota.

Sementara itu, Walikota Makassar Ramdhan Pomanto menuturkan BULo sebagai gerakan koperasi yang anggotanya masyarakat lorong. Program BULo merupakan kelanjutan dari program Longgar (Lorong Garden).

Masyarakat yang telah sukses mengubah wajah lorongnya menjadi Longgar akan menanam cabai vertikal di lorong – lorong. Bibitnya berasal dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian, dan Peternakan (DKP3) Masyarakat.

Hasil penjualan cabai BULo akan dibeli oleh Pemerintah kota Makassar, 30 persen dari hasil penjualannya akan ditabung dalam bentuk deposito pendidikan anak lorong sehingga anak – anak lorong di Makassar dapat mengenyam pendidikan hingga ke bangku perguruan tinggi.

Sedangkan sisanya yang 30 persen dari hasil produksi dan penjualan cabai akan digunakan untuk mengembangkan usaha kecil menengah (UKM) tingkat lorong.

Harapannya, UKM lorong yang bertumbuh pesat dapat menjanjikan peluang usaha bagi warga yang bermukim di lorong sehingga angka pengangguran dapat ditekan.

Selain itu, 40 persen dari hasil penjualan cabai BULo akan dikembalikan kepada warga, pemanfaatannya bisa untuk konsumsi rumah tangga atau untuk memenuhi kebutuhan lainnya.

“BULo adalah skema koperasi. Negara kita mampu melewati krisis moneter di masa orde baru karena ditopang oleh koperasi,” sebut Wali Kota Danny.

Banyak alasan mengapa cabai dipilih sebagai komoditi BULo, selain karena cabai cocok tumbuh di Makassar juga disebabkan cabai menjadi salah satu penyumbang inflasi dalam negeri.

Jauh sebelum harga cabai sepedas rasanya, Walikota Danny telah menggagas menanam cabai di lorong – lorong Makassar. Tiga bulan ke depan, buah pikiran wali kota berlatar arsitek itu dapat dipetik hasilnya seiring dengan memerahnya cabai BULo di lorong – lorong Makassar. ant


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya