HTTP Status[404] Errno [0]

Ada 207 Napi Di Lapas Bulukumba Terima Remisi.

17 August 2017 20:18
Ada 207 Napi Di Lapas Bulukumba Terima Remisi.
Bupati AM.Sukri A.Sappewali menyerahkan surat remisi kepada salah seorang perwakilan Napi.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Bupati AM.Sukri A.Sappewali menyerahkan surat remisi kepada salah seorang perwakilan Napi.

BugisPos – Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 dan Ziarah di Taman Makam Pahlawan, Bupati Bulukumba AM.Sukru A.Sappewali, memimpin upacara Pemberian Remisi di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Taccorong Kabupaten Bulukumba.

Dari laporan yang dubacakan Muh.Ramli Taherong, salah seorang pejabat Lapas Bulukumba, menyebutkan 207 Narapidana binaan Lapas mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 Kamis (17/8)

Ke 207 Napi, terdiri dari, 3 orang mendapatkan remisi 6 bulan pemotongan masa hukuman, 10 orang remisi 5 bulan, 20 orang remisi 4 bulan, 48 orang remisi 3 bulan, 33 orang remisi 2 bulan, dan 85 orang remisi 1 bulan.

Selain itu, 8 orang Napi dinyatakan bebas, sesuai Keputusa Menkumham RI No. W23.325-PK.01.01.02 tahun 2017.

Pemberian remisi kepada perwakilan Napi, dilakukan Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali didampingi Ka Lapas Bulukumba, disaksikan pejabat dan undangan lainnya.

MenkumHam dalam sambutannya dibacakan bupati Andi Sukri menyatakan, pemberian remisi kepada warga binaan bukan semata merupakan suatu hal yang didapatkan dengan mudah dan bukan pula merupakan bentuk kelonggaran agar Napi segera bebas.

Namun, pemberian remisi merupakan bentuk tanggung jawab untuk terus menerus memenuhi kewajiban untuk ikut dalam pelaksanaan program pembinaan.

Disamping itu pemberian remisi dimaksudkan untuk mengurangi dampak negatif dari sub kultur tempat pelaksanaan pidana serta dapat menjadi stimulan dalam menghadapi deprivasi dan efek destruktif, serta menekan tingkat frustrasi sehingga dapat meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban di Lapas.

“Kontroversi pemberian remisi masih terjadi dikarenakan masih punitifnya pandangan masyarakat yang melihat pemidanaan dalam Lapas, belum adanya komitmen nyata dari jajaran Pemasyarakatan untuk melakukan pembenahan terhadap berbagai masalah yang dihadapi, terbukti masih terjadi pengendalian narkoba dari dalam Lapas serta jual beli hak warga binaan,” kata Bupati AM Sukri membacakan sambutan MenkumHam.

Untuk diketahui, saat ini Lapas kelas II A Bulukumba dihuni sebanyak 338 tahanan narapidana yang didominasi tahanan kasus narkoba. Setelah upacara remisi selesai, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali mengaku bersyukur di Lapas Bulukumba tidak ada peredaran narkoba, sebagaimana marak terjadi di lapas-lapas lainnya di Indonesia.SUAEDY LANTARA-


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya