HTTP Status[404] Errno [0]

Pekerjaan Gedung IKB Padi Jampue Diduga Asal Jadi

23 August 2017 14:33
Pekerjaan Gedung IKB Padi Jampue Diduga Asal Jadi
Pemagaran Gedung IKB Padi Jampue Kab. Barru dari Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Pemagaran Gedung IKB Padi Jampue Kab. Barru dari Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura.

BugisPos — Pemagaran Gedung IKB Padi Jampue Kab. Barru dari Pemerintah Provinsi Sulawesi selatan dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura. Pada kegiatan Penyediaan dan Perbaikan Prasarana dan sarana SKPD / UPTD.

Pelaksanaan Pemagaran pada IKB PADI Jampue dengan jumlah Anggaran Rp.199.800.000.- dari APBD Provinsi Sulsel tahun Anggaran 2017 yang dilaksanakan oleh CV. CAHAYA TIMUR UTAMA, yang mulai dilaksanakan pada tanggal 03 juli 2017 / 29 september 2017.

Berdasarkan hasil Pemantauan Ketua Tim Pemantau Keuangan Negara untuk sulsel, Abd. Rahman, mengatakan berdasarkan hasil investigasi dilapangan, dugaan terjadi pekerjaan yang tidak sesuai dengan bastek yang dianjurkan diantaranya penggunaan pembesian yang di pake 8 mm, galian pondasi poor yang tidak sesuai anjuran berdasarkan gambar yang dibuat oleh Konsultan Perencanaan CV. Ewako Eginering, dan pekerjaan ini tidak memiliki Konsultan Pengawas.

Bahkan bukan hanya itu yang menjadi perhatian, pondasi yang lama itu tidak dilakukan pergantian kecuali yang miring atau rusak, pada hal pondasi yang itu sudah lama dan rapuh.

Menurut pekerja dan kepala IKB Padi Jampue waktu sama sama dilokasi pekerjaan, mengakui bahwa pekerjaan ini kami tidak pernah melihat dan tidak tau Siapa Konsultan Pengawasnya, mengakui kedalaman galian poor tiang pagar yang di kerjakan tidak sesuai dengan bestek atau ukuran besi yang tidak sesuai gambar.

Selanjutnya dikonfirmasi kepala Balai benih Kabupaten Maros Faisal melalui via telpon Rabu 23/8 mengatakan, jika ada pekerjaan tidak sesuai dilapangan ditemukan, maka dirinya minta laporkan ke pihak dinas provinsi saja,

Kami hanya sebagai pengguna, mengenai pekerjaan itu, laporkan saja ke dinas provinsi di dinas Ketahanan Pangan Hortikultura. Dirinya hanya penerimah, kata Faisal.

Kemudian dihubungi melalui via seluler kepala dinas ketahanan pangan dan hortikultura, Provinsi Sulsel Ir.Hj Fitriani, MP. Namun juga tidak direspon.

Hal ini diduga pekerjaan tersebut terkesan ditutup-tutupi, hingga berita ini diturunkan kadis pertanian belum ada tanggapan. – Arman–

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya