HTTP Status[404] Errno [0]

Ketua LPP Minta, Kasus Hukum Satker Air Dipercepat

07 September 2017 18:16
Ketua LPP Minta, Kasus Hukum Satker Air Dipercepat
Ketua eksekutif LPP Sulsel Andi Dedy Ardiasyah SH
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Ketua eksekutif LPP Sulsel Andi Dedy Arfandi SH

BugisPos – Setelah resmi menetapkan 7 orang tersangka kasus dugaan korupsi dana pengelolaan dan pengembangan air minum pengadaan/pemasangan pipa PVC Tahun Anggaran 2016, oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.

Dikutip dari media 24 online, Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan, dari hasil gelar perkara yang dilakukan di Polda Sulsel, penyidik menetapkan 7 orang tersangka dalam kasus tersebut.

Ketujuhuh tersangka terkait dugaan pada proyek tersebut yang di jalankan oleh Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Provinsi Sulawesi Selatan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PU-PR, Rabu (9/8/2017). Bulan lalu

Adapun Ketujuh tersangka yaitu di antaranya adalah Ir Kaharuddin selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja SPAM, Ir Febri Nasir dan Mukhtar Kadis selaku Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK), Andi Kemal selaku pejabat pengadaan, Andi Murniati selaku bendahara, Rahmad Dahlan selaku penandatanganan SPM, dan Ir Muh Aras selaku koordinator penyedia.

Ketujuh tersangka, diduga bekerja sama dalam melancarkan tugas fiktif yang menelan anggaran APBN Tahun 2016 sebesar Rp 3,7 Milyar. Pekerjaan peningkatan pengelolaan pengembangan air minum (pengadaan dan pemasangan pipa PVC) rencananya akan tersebar di 10 Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Selatan dengan 21 paket pekerjaan.

Dari hasil proyek fiktif tersebut, ditemukan kerugian negara dari Badan Pengawas Keuangan (BPK) Republik Indonesia sebesar Rp 2,4 Milyar .

Dengan resminya tersangka tersebut Ketua eksekutif LPP Sulsel Andi Dedy Ardiansyah saat di hubungi melalui via selulernya pada Kamis, 7 September mengatakan Dirinya meminta Polda Sulselbar agar kasus tersangka Satker air minum beserta jajarannya yang terlibat untuk segera dilakukan upaya penangkapan dan meminta proses hukumnya dipercepat.

Ketua LPP Sulsel Andi Dedi Arfandi SH. Mengatakan, Dirinya juga akan kembali dalam waktu dekat ini rencananya akan melakukan aksi mengingat beberapa kasus mandek.

Dedy mengatakan dirinya akan melaporkan tambahan data adanya dugaan pekerjaannya Spam yang terletak di kab. Gowa tahun 2012 anggaran 1 M lebih di Dusun Moncongan kec. Bungaya sebagai bentuk partisipasi mitra kerja sama memberantas tindak pidana korupsi di sulawesi selatan khususnya di kubuh tipikor polda Sulselbar.

Editor: Anjas

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya