HTTP Status[404] Errno [0]

LAP Unjuk Rasa di Kantor Pertanahan

07 September 2017 20:19
LAP Unjuk Rasa di Kantor Pertanahan
Laskar Arung Palakka (LAP) bersama dengan beberapa warga desa Tappale, kecamatan Libureng menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pertanahan, kabupaten Bone.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Laskar Arung Palakka (LAP) bersama dengan beberapa warga desa Tappale, kecamatan Libureng menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pertanahan, kabupaten Bone.

BugisPos- Organisasi kepemudaan Laskar Arung Palakka (LAP) bersama dengan beberapa warga desa Tappale, kecamatan Libureng menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pertanahan, kabupaten Bone siang tadi Kamis 7/9/2017.

Dalam aksi tersebut organisasi kepemudaan(LAP) meminta kejelasan kepada kepala pertanahan terkait aturan Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA).

Dimana menurut Ketua LAP, Andi Akbar beserta warga desa Tappale menyebutkan, bahwa pada tahun 2014, sekitar 200 warga desa Tappale dikenakan biaya pembayaran untuk pengurusan biaya sertifikat PRONA sebesar Rp. 350.000 perwarga pemilik tanah ,tegasnya

sambil menunjukkan daftar warga yang pernah membayar.

” Kenapa harus warga membayar sebesar biaya itu, untuk pengurusan tersebut,bukankah sudah dibiayai dengan dana APBN, “tukas Andi Akbar.

Kepala Seksi Pengukuran, Aspar yang menemui pengunjuk rasa membantah bahwa Pihaknya tidak pernah melakukan pungutan seperti itu.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran terkait PRONA, yang mana surat tersebut telah kami tembuskan ke Kejaksaan, Kepolisian, Kepala Kecamatan serta Kepala Desa yang isinya, bahwa Pihak Badan Pertanahan Nasional kabupaten Bone tidak pernah melakukan Pungutan, pungkas Aspar di hadapan pengunjuk rasa.-Sadli-


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya