HTTP Status[404] Errno [0]

Kodong, Calon Jamaah Umroh Ditipu

10 September 2017 07:30
Kodong, Calon Jamaah Umroh Ditipu
Salah seorang jamaah calon Umroh melaporkan travel Umroh dan Haji plus PT Nurul Al Abdas di Polsek Panakkukang, Makassar, Senin (4/9) - ant
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Salah seorang jamaah calon Umroh melaporkan travel Umroh dan Haji plus PT Nurul Al Abdas di Polsek Panakkukang, Makassar, Senin (4/9) – ant

BugisPos – Sudah sungguh banyak umat Muslim di Sulsel tertipu lantaran diiming-iming ongkos umroh yang murah tapi ternyata adalah modus penipuan belaka. Masyarakat memang serigkali berfikir pendek ketika ditawari berangkat umroh dengan biaya murah. Alasannya mengapa murah sebab perusahaan umroh bersangkutan lagi promosi. Tapi kemudian uang melayang sedang berangkat umroh juga tidak.

Terkait hal seperti itu, muncul empat orang perwakilan jamaah calon umroh melaporkan PT.Nurul Al-Abdas yang bergerak di bidang travel umroh dan haji plus di Makassar, karena merasa telah dirugikan oleh pihak travel itu.

“Akhir 2014 kami mendaftar dan melakukan pelunasan biaya umroh pada awal 2015 untuk mendapatkan promo di2016, namun hingga kini kami belum diberangkatkan,” kata salah seorang pelapor dari jamaah calon umroh, Ayu MN di Polsek Panakkukang, Makassar, Senin 4/9/17.

Menurut Ayu, informasi awal mengetahui travel PT Nurul Al-Abdas itu bersumber dari cerita pengalaman berumroh yang dialami rekan adiknya.

Setelah mendapatkan nomor telepon genggam pihak pengurus travel milik Bunga Pipi itu, Ayu berkomunikasi dan mendapatkan penjelasan dari Pipi yang belakangan diketahui sebagai pimpinan perusahaan travel yang beralamat di Jalan Mirah Seruni nomor 31 Kawasan Pasar Segar, Makassar.

“Kalau sesuai jadwal yang dijanjikan, kami diberangkatkan pada 2016 setelah satu tahun dari masa pelunasan, namun sampai menjelang pemberangkatan tidak kunjung ada panggilan,” ujarnya.

Padahal, kata dia, mereka juga sudah dilakukan vaksin dan sudah mendapatkan koper yang berisi perlengkapan umroh dari rumah partner kerja travel tersebut yakni Hastiah yang tidak jauh dari lokasi kantor travel tersebut.

Tetapi ketika beberapa rekan lain yang terdaftar umroh di travel itu ingin mengambil koper, lanjut dia, ternyata sudah tidak ada lagi aktivitas di kantor travel yang beralamat di jalan itu, dan menurut keterangan dari tetangga kantor travel itu bahwa gedung kantor yang digunakan selama ini bertatus sewa dan sudah lama tutup sejak 2016.

“Kami memang tidak pernah bertemu langsung dengan pemilik travel ini, kecuali hanya melalui sambungan telepon saja. Ketika kami sudah jenuh dijanji dan juga kami minta uang dikembalikan, selalu saja ada alasan untuk mengurungkan niat kami melapor ke pihak berwajib,” katanya.

Bahkan pada Maret 2017 kami sudah berniat untuk melaporkan kasus ini dan saat kami berada di pintu gerbang Kantor Polsek Panakkukang, tiba-tiba ditelepon oleh pihak travel itu agar kami tidak usah melapor jika ingin uangnya dikembalikan.

Hanya saja, ketika sudah dijanjikan untuk menstrasfer setoran biaya umroh sebesar Rp78 juta untuk tujuh orang, dan ternyata tidak juga kunjung direalisasikan hingga saat ini, akhirnya kami membulatkan tekad melaporkan hal itu ke pihak Polsek Panakkukang.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Panakkukang Kompol Dodik mengatakan pihaknya akan mengerahkan tim aparat kepolisian itu untuk melacak keberadaan kedua orang yang diduga penggerak travel umroh itu yakni Pipi dan Hastiah.

“Kita akan meminta keterangan sejumlah saksi yang berkaitan dengan kasus ini dan juga mencari siapa yang semestinya bertanggung jawab,” katanya.

Dari informasi yang berkembang di lapangan diketahui, selain para korban yang melaporkan kasus itu, juga ada dugaan penipuan travel umroh ini menelan banyak korban yang belum melaporkannya termasuk sejumlah kalangan dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar (ant/una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya