HTTP Status[404] Errno [0]

Posisi Tanribali Lamo Terancam

10 September 2017 07:23
Posisi Tanribali Lamo Terancam
Tanribali Lamo
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Tanribali Lamo

BugisPos — Selama ini peran Tanribali Lamo (TBL) cukup intens turun ke lapangan melakukan sosialisasi sebagai bakal calon gubernur pendamping Nurdin Abdullah (NA). Namun demikian, survey TBL tidak juga bergerak maju. Hanya mentok di posisi 0,70 persen sebagaimana hasil survey berbagai lembaga survey selama ini.

Terkait hal itu, muncul perkembangan terbaru yang sejatinya mengancam posisi TBL apakah dia bisa maju mendampingi NA atau tidak. Masalahnya, partai pengusung NA menjadi ragu-ragu jangan sampai bila TBL dipasang jadi bakal cawagub malah mempengaruhi keterpilihan NA.

Memang saat ini Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah (NA) sudah benar-benar siap maju di Pilgub Sulsel. Apalagi dia sudah mengantongi tiga rekomendasi Parpol dengan posisi 20 kursi. Artinya NA sudah punya kendaraan yang pasti untuk maju di Pilgub. Namun siapa wakilnya inilah yang menjadi pertanyaan ke depan.

NA sendiri telah menyatakan dirinya menyerahkan sepenuhnya pemilihan pasangan atau calon wakilnya pada partai politik (parpol) pengusung.

NA saat berada di Hotel Gammara mengatakan, dirinya tidak akan mencampuri mekanisme penjaringan bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Sulsel oleh parpol, termasuk mekanisme pemilihan pasangan atau wakil. Alasannya, parpol dipastikan ingin kandidat yang diusung mampu menang pada perhelatan pilkada. Sehingga, pemilihan kandidat sangat memerhatikan elektabilitas.

“Partai kan lihat elektabilitas, jadi memang Pak Tanri (Tanribali Lamo) masih harus kerja keras, karena untuk apa mereka dukung kalau kami kalah, itu permintaan mereka. Jadi, kadang Anda punya elektabilitas bagus, tapi yang dampingi justru turun, akhirnya kan partai berpikir. Jadi sekarang posisi saya adalah sendiri,” paparnya, Jumat (8/9/2017).

Saat ditanya kemungkinan bercerai dengan Tanribali Lamo, Nurdin hanya mengatakan pihaknya akan mengikuti kemauan partai pengusung. “Sekarang terbuka peluang, semua bisa jadi wakil. Saya nggak pernah survei, yang survei ini partai. Biarlah partai yang survei. Setelah itu diketahui, ini lho (wakilnya) kalau mau menang,” kata Nurdin.

Mengenai sosok kandidat selain Tanribali Lamo, ia mengaku belum memilih, karena semuanya masih cair. Tetapi ia mengaku Tanribali merupakan sosok yang bijaksana, sehingga Tanribali mempersilakan Nurdin untuk tetap maju sendiri.

“Pak Tanri cuma titip ke saya, Pak Prof harus maju. Silakan Pak Prof sendiri dulu. Beliau sangat arif,” tegas Nurdin.

Mengenai partai politik lain selain PDIP, yang akan mengusungnya, Nurdin masih merahasiakan. Alasannya ia ingin memberikan kejutan. Tetapi ia kembali menegaskan bahwa partai pengusung sudah cukup (una)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya