HTTP Status[404] Errno [0]

Aziz Kahar, yang Ketiga Kali

17 September 2017 19:00
Aziz Kahar, yang Ketiga Kali
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos — Ir. H. Abdul Aziz Qahar Mudzakkar, M.Si. yang kini telah resmi berpasangan dengan Nurdin Halid untuk maju bertarung di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, adalah yang ketiga kalinya dia mencoba peruntungan di Pilkada Sulsel.

Saat Syahrul Yasin Limpo (SYL) maju di Pilgub Sulsel berpasangan dengan Agus Arifin Nu’mang (AAN) Amin Syam berpasangan Masnyur Ramli, dan Azis Qahar berpasangan Mubil Handaling, SYL-AAN menjadi pemenang dengan menumbangkan petahana Amin Syam. Azis sendiri hanya jadi nomor buntut.

Di Pilgub Sulsel berikutnya, dimana SYL-AAN maju melawan Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang berpasangan dengan Azis, juga SYL keluar jadi pemenang.

Kali ini di Pilgub 2018 mendarang, Azis maju lagi sebagai 02 mendampingi Nurdin Halid yang mungkin akan melawan pasangan Ichsan Yasin Limpo (IYL)-Cakka, Nurdin Abdullah yang pasangannya belum pasti Tanribali Lamo, AAN yang berpasangan Alya Mustika IAS, dan Bro Rivai yang belum juga punya pasangan. Apakah mimpi Azis akan terpenugi di Pilgub Sulsel nanti wallahu alam hanya Tuha yang mengetahui.

Ir. H. Abdul Aziz Qahar Mudzakkar, M.Si saat ini mewakili Sulawesi Selatan sebagai Senator dari DPD untuk ketiga kalinya. Sosok yang lahir di Palopo, 15 Desember 1964 merupakan pribadi yang sederhana, meski berstatus sebagai pejabat negara, kesehariannya tetap sederhana. Kebiasaan Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatullah Makassar tersebut nyaris masih seperti dulu, baik saat masih menjadi aktivis mahasiswa,maupun setelah dia menjadi senator di DPD RI.

Sosok Aziz juga tak lepas dari ayahnya Kahar Mudzakkar, satu-satunya tentara pengawal yang berhasil menyelamatkan Presiden RI Pertama Soekarno usai pidato bersejarah di Lapangan Ikatan Atletik Djakarta (kini Lapangan Banteng). Sosok yang berhasil meloloskan Soekarno hanya dengan sebilah golok dari kepungan tentara penjajah Belanda itu meninggalkan jejak mendalam perjuangan penolakan paham komunis di Indonesia.

Sebagai Senator Aziz terus melakukan sosialisasi terhadap 4 pilar kebangsaan yaitu pancasila,UUD 1945, NKRI,dan Bhinneka Tunggal Ika, menurutnya kegiatan sosialisasi agar masyarakat faham tentang dasar-dasar negara.

Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar suaru saat diundang sebagai pembicara. Kali ini pada acara Dialog Kebangsaan yang digelar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Parepare. Acara ini dirangkaikan dengan Latihan Instruktur Dasar, Minggu (11/6/2017).

Aziz Qahhar dalam pemaparannya menyebut IMM sebagai organisasi kemahasiswaan terdepan dalam urusan kebangsaan saat ini. Karena itu, kata dia, IMM harus terus berbuat untuk bangsa dan negara.

“Sudah saatnya aktivis Islam turun gelanggang untuk memperhatikan nasib bangsa, khususnya di Sulsel yang masih butuh perhatian lebih dari pemerintah setempat,” kata Aziz Qahhar.

Alasannya, lanjut Aziz Qahhar, kualitas pendidikan saat ini masih memprihatinkan. Infrastruktur juga belum memadai. Ekonomi pun belum menyejahtrakan seluruh lapisan masyarakat Sulsel.

“Bahkan, pertumbuhan ekonomi tinggi yang dibangga-banggakan selama ini bukan dinikmati masyarakat. Karena yang tersaji di depan mata kita justru kesenjangan yang makin melebar,” kata Aziz Qahhar.

Karena itu, kata pendiri Hidayatullah ini, jika sampai gaya kepemimpinan seperti ini masih terus dilanjutkan, maka rakyat akan semakin tertinggal. Kapitalis yang semakin kaya. Jurang ketimpangan antara si kaya dan si miskin semakin lebar. Kota semakin maju dan kampung semakin tertinggal.

“Satu-satunya cara untuk bisa mensejahterakan rakyat adalah dengan melakukan gerakan ekonomi kerakyatan,” tegas Aziz.

Atas dasar itulah, lanjutnya, ia kembali turun gelanggang. Ia pun menerima untuk berpasangan dengan Nurdin Halid yang memang punya perhatian khusus dan pengalaman dalam melaksanakan gerakan ekonomi kerakyatan. Nurdin adalah pelaku ekonomi kerakytan yang sudah paham betul orientasinya.

“Karena itu, saatnya mari sama-samaki untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui Sulsel Baru,” ajaknya (una)


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya