HTTP Status[404] Errno [0]

Kota Sehat Harga Mati Bagi Makassar

17 September 2017 18:29
Kota Sehat Harga Mati Bagi Makassar
Danny Pomanto
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Danny Pomanto

BugisPos – Di bawah kepemimpinan Walikota Danny Pomanto (DP) kota Makassar bertabur penghargaan, baik penghargaan nasional maupun skala internasional. Tak heran bila begitu banyak daerah yang datang belajar di Makassar, bahkan dari kota-kota sekitar Jakarta sekalipun.

Untuk konteks gelar kota Swasti Saba yang telah diraih tiga kali, Makassar bertekad untuk tetap mempertahankannya.

”Untuk tahun ini mari kita pertahankan gelar tersebut kalau tidak bisa mencapai di tingkat swasti wistara paling tidak swasti saba kita pertahankan,” tegas DP pada sambutan selamat datang kepada tim verifikasi Kota Sehat 2017 di Kota Makassar.

Kata DP, Kota sehat merupakan harga mati bagi kota Makassar. Hal tersebut terlihat pada keseriusan Danny sebagai pemimpin Kota Makassar menggalakkan beberapa program yang mendukung kesehatan seperti Home Care, Longset (Lorong Sehat).

”Ini sudah menjadi fokus pemerinhan kami yaitu kesehatan bukan hanya kesehatan alakadarnya tapi secara sistem yang masif. Contohnya 112 program pemerintah pusat kita manfaatkan menjadi hal yang sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Makassar,” jelasnya.

Danny juga memaparkan akumulasi panggilan dalam layanan 112 itu. ” Paling sedikit 850 orang oerhari boasa juga 1.500 orang penelpon dan ini baru 37 persen masyarakat kota Makassar yang tahu ini. Dan ini sebuah tantangan ke depan agar semua orang tahu bisa dilayani dengan baik secara tersistem dengan smart city;” kata DP.

Danny menambahkan kegiatan F8 kemarin menjadi muara inovasi yang didalamnya sudah terdapat semuanya. Kesiagaan pada saat acara berlangsung juga sangat baik. ” Menjaga kesehatan masyarakat pengunjung dengan menghadirkan home care pada acara tersebut sangat amat membantu,” ujarnya.

Sementara, ketua Tim Verifikasi Kota Sehat 2017, Ahmad Priyatma menambahkan pihaknya sudah lokus diberapa lokasi di Kota Makassar dan yang didapatnya kekompakan masyarakat.

”Kami sudah lokus kita kunjungi dilapangan bersama camat lurah. Ternyata semua warga menyapa pak lurah dan camatnya artinya pak camat dan lurah i i sering turun kelapangan,” katanya.

Dia juga menilai banyak sektor lain yang mendukung kota sehat. Seperti sektor keamanan, sektor sosial. ” ini yang mendukung terwujudnya kota sehat di Kota Makassar. Dan saat ini kami juga meminta ijin kepada Wali Kota untuk melakukan verifikasi bersama team. Semoga Makassar dapat yang terbaik,” pungkasnya –@–

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya