HTTP Status[404] Errno [0]

Tim Satnarkoba Bersama Dinkes Sasar Apotik di Bulukumba

19 September 2017 19:06
Tim Satnarkoba Bersama Dinkes Sasar Apotik di Bulukumba
Tim gabungan Sat Narkoba dengan Dinkes melakukan pemeriksaan obat daftaf G di sejumlah apotik
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Tim gabungan Sat Narkoba dengan Dinkes melakukan pemeriksaan obat daftaf G di sejumlah apotik

BugisPos – Menyikapi kasus penyalahgunaan obat terlarang seperti yang terjadi di Kendari Sultra, Selasa (19/9) sekitar pukul 11.00 wita hingga pukul 13.00 wita, Anggota Sat Narkoba Polres Bulukumba bersama jajaran Dinas Kesehatan Bulukumba, menyasar sekaligus melakukan Operasi pengawasan obat” daftar G dan Psikotropika serta penyalagunaan Obat” Merk PCC (Paracetamol, Cafein, Carisodropol) dibeberapa Apotik dan Klinik di kota Bulukumba.

Tim gabungan ini menyasar Apotik Sehati di jalsn Srikaya atau depan RSUD HA.Sulthan Dg Radja.

Di apotik itu, ditemukan obat daftar G dan Psikotropika, namun pihak pengelola Apotik bisa memperlihatkan
Kartu stok, Resep dokter dan
Faktur Pembelian dari pihak Apotik.
Dan tim tidak menemukan obat merk PCC.

Selanjutnta tim gabungan ini,mendatangi Apotik Fakhira, juga tidak jauh dari RSUD Bulukumba. Di apotik itu , tidak
ditemukan obat daftar G dan Psikotropika dan juga tidak ditemukan obat merk PCC.

Usai melakukan pemeriksaan di apotik ini, kemudian tim gabungan bergerak ke Apotik sekaligus Klinik Nurul Farma di jalan Matahari.

Di Apotik ini, petugas menemukan obat
daftar G dan Psikotropika, namun pihak pengelola juga memperlihatkan Kartu stok, Resep dokter dan Faktur Pembelian dari pihak Apotik, dan lagi lagi tidak ditemukan obat
Merk PCC.

Terakhir tim Sat Narkoba bersama tim Dinas Kesehatan mendatangi Apotik Ayu Indah di jalan Sam Ratulangi, dan tim tidak menemukan obat daftar G Psikotropika dan obat merk PCC

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinkes Bulukumba, Kasmarinda mengaku telah melaksanakan sidak dadakan di beberapa apotik, hal tersebut merupakan langkah Dinkes menjawab keresahan masyarakat yang takut anak mereka menggunakan barang tersebut.

“Kami tidak hanya sweping di kota saja, akan kami lakukan hingga kecamatan-kecamatan,” jelasnya Kasmarinda.

Untuk pencegahan penyebaran obat PCC dan sejenisnya, Dinkes bersama kepolisian serta Ikatan Apoteker Indonesia melalui rapat koordinasi telah membentuk Tim Terpadu Pencegahan dan Penanggulangan
Penyalahgunaan Obat yang akan rutin melakukan pengawasan pada
penggunaan dan penjualan obat-obatan terlarang nantinya.-SUAEDY LANTARA-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya