HTTP Status[404] Errno [0]

Mangasa Terimaki Bantuan Motor Angkut Sampah, Tauwwa

25 September 2017 07:38
Mangasa Terimaki Bantuan Motor Angkut Sampah, Tauwwa
Bantuan motor pengangkut sampah kelurahan Mangasa yang difasilitasi LPM Mangasa
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Bantuan motor pengangkut sampah kelurahan Mangasa yang difasilitasi LPM Mangasa

BugisPos — Kelurahan Mangasa Kecamatan Tamalate boleh berbangga diri. Itu karena kelurahan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Gowa ini berhasil menambah armada angkut sampahnya yang diperoleh dari bantuan Kementerian Lingkungan Hidup.
Bantuan tersebut diinisiasi oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Mangasa melalui Komisi VII DPR RI H Tamsil Linrung.
“Kami berusaha melobi Kementerian Lingkungan Hidup melalui anggota DPR RI pak Tamsil. Alhamdulillah permohonan kami diterima dan sekarang motornya sudah bisa digunakan,” jelas Ketua LPM Mangasa, Drs H Usman Nukma, M.Si, di sela-sela kegiatan Sosialisasi Pengembangan Bank Sampah Melalui Infrastruktur Hijau Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2017, di Hotel D’Maleo, Makassar, Ahad/24.
Usaha mencari bantuan, lanjut Usman ditempuh setelah melakukan survey daftar kebutuhan prioritas masyarakat Mangasa dan berkonsultasi dengan Lurah. Hasilnya, alat angkut sampah menjadi kebutuhan paling mendesak.
“Itu pertimbangannya sehingga kami mencari peluang untuk mendapatkan alat angkut sampah yang juga didukung penuh pak Lurah Darwis Syar,” tutur Usman yang menilai masih terbatasnya peralatan angkutan sampah dari rumah warga ke kontainer terdekat.
Pengurus PWI Sulsel yang juga penulis buku ini menyebut soal kebersihan menjadi salah satu program prioritas di wilayahnya. Menurut dia, Makassar yang sudah memperoleh Adipura 3x berturut-turut ini harus dijaga kebersihannya. Karena, ukuran Makassar yang 2x tambah baik, tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonominya, tapi juga dilihat dari kebersihannya, nyaman dan ramah lingkungannya.
“Masyarakat Mangasa tidak skeptis terhadap sampah tapi peduli akan kebersihan lingkungan. Itu yang harus dibudayakan”, papar Konsultan Politik Pemerintahan yang juga Direktur Pelita Pustaka ini.
Usman mengajak masyarakat menciptakan lingkungan bersih. Salah satunya dengan mendukung program pemerintah kota tentang lorong bersih.
Sumber sampah, kata dia, ada di lorong, dengan kendaraan sampah ini bisa mengatasi masalah sampah sampai di lorong.
“Motor sampah ini bisa menjadi solusi pengentasan sampah yang ada di lorong-lorong, dan mendukung MTR : Makassar Tidak Rantasa,” tukas Usman.
Dijelaskan, Kebersihan adalah bagian dari iman. Tindakan bersih menghasilkan ketenangan dan perilaku bersih. Jangan buang sampah di sungai, kanal dan jalan-jalan. Indahnya MAkassar dalam pemandangan pagi, siang dan malam bila kita sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, motor sampah merk Happy seharga Rp32 juta itu saat ini sudah berada di Mangasa dan akan diserahkan langsung kepada Lurah Mangasa pada pembukaan Rapat Kerja LPM Mangasa, Senin 25/9. Acara ini rencananya akan dihadiri Camat Tamalate Drs H Hasan Sulaiman, Ketua Forum LPM Jumail Mappiare SH dan Kabag BPM Sekkot Makassar Iskandar Lewa. ***


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya