HTTP Status[404] Errno [0]

Urgensi Smart City Dalam Pelayanan Kesehatan

25 September 2017 14:51
Urgensi Smart City Dalam Pelayanan Kesehatan
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

BugisPos – Konsep Smart city (kota pintar) sedang mewabah dan menjadi tren baru di dunia pemerintahan. Konsep yang bermula dari keinginan mendekatkan dan memudahkan pelayanan public itu, kini terus bertransformasi dalam berbagai bentuk dan konsep sesuai kebutuhan dan karakteristik setiap kota.

Untuk Kota Parepare, konsep ini lebih diarahkan pada pemberian peningkatan kualitas layanan publik kepada warga, mulai dari kemudahan pengurusan berbagai jenis perizinan, pengaduan masyarakat, transparansi pelayanan, peningkatan kecepatan pelayanan publik, hingga ketersediaan fasilitas proses perencanaan dan penganggaran yang lebih berpihak kepada warga.

Pemerintah Kota Parepare juga tengah merancang konsep penerapan smaty city dalam bentuk smart card. Salah satunya penggunaan smart card untuk layanan bidang kesehatan. Penggunaan Smart card diharapkan memotong alur pelayanan yang tidak dibutuhkan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan itu sendiri.

Melalui penggunaan smart card, masyarakat diharapkan tidak perlu lagi antri untuk saata berurusan dengan unit layanan kesehatan milik pemerintah. Dengan smart card, mereka bisa mendaftar lewat SMS sehingga tidak perlu anti di loket pendafatraan.

Sebagaimana ditegaskan Wali Kota Parepare, Dr. HM Taufan Pawe dalam acara coffe morning yang berlangsung di Ruang Pola, Kantor Wali Kota Parepare, beberapa hari lalu, konsep ‘smart healting’ lewat inovasi smart card tersebut, kini telah diterapkan di Kota Tangerang Selatan.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan, masyarakat di Tangerang Selatan cukup mengirim SMS dengan format REG #NamaPasien #Nomor BPJS #NomorRekamMedik #TanggalLahir #Alamat #Poliyangdituju kemudian kirim ke nomor 0822 xxx. Cara ini efektif mengurangi jumlah antrian dan mempersingkat waktu tunggu pasien di poliklinik.

Dari smart card ini juga dapat ditambahkan fitur untuk keluhan dan histori penyakit pasien untuk menjadi pra konsultasi online oleh pasien. Tak hanya itu, dengan teknologi ini pasien dengan mudah akan menceritakan keluhan mereka tanpa kendala psikologis.

Teknologi lainnya yang dapat dipakai pada pelayanan sektor kesehatan adalah Knowledge based managemen (KMB) atau sistem berbasis pengetahuan merupakan bagian dari Kecerdasan buatan Artificial Intelligence (AL).

KBM memiliki kemampuan untuk melakukan komputasi, penyimpanan, proses berfikir, dan penyimpanan pengetahuan di bidang kesehatan (Sajja & Akerkar, 2010). KBM dapat diimplementasikan untuk membantu dokter, bidan, perawat dan konsultan kesehatan lainya untuk menjawab pertanyaan pertanyaan tanpa menghabiskan waktu, dapat dilakukan di manapun, dan kapanpun.

Hal ini karena pengetahuan yang mereka miliki di simpan terlebih dahulu ke dalam aplikasi Knowledge based managemen yang bisa di akses menggunakan smart phone (HP, Not book atau laptop pasien. Dan dari berbagai data yang dikumpulkan mengenai masalah kesehatan pasien dapat membuat pemerintah berinovasi dalam membuat perencanaan untuk menyelesaikan masalah kesehatan pasien dan memastikan bahwa kesehatan warga berada di garis depan kota cerdas.

Hal ini, di kuatkan oleh pernyataan kepala seksi bidang promosi kesehatan Dinas Kesehatan Kota Parepare, mengatakan bahwa dalam meningkatkan pelayanan khususnya dibidang kesehatan sangat dibutuhkan smart city atau id card, ini sangat perlu untuk diadakan karena sangat dibutuhkan karena mampu para pasien mengutarakan keluhaannya tanpa sungkan sungkan mereka dapat juga mengakses via handphone masing masing.

Kepala Dinas Kesehatan Dr Muh Yamin di hub Via telpon selulernya, Senin, 25 september. Mengatakan dia masih masih mengikuti agenda wali kota yang ada di rumah jabatan wali kota Parepare. TutupnyaTutupnya- Arman–

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya