HTTP Status[404] Errno [0]

Putra Seorang Nelayan Diduga Konsumsi Pil PCC

27 September 2017 21:11
Putra Seorang Nelayan Diduga Konsumsi Pil PCC
Diduga sakit yang diderita pemuda yang bernama Agus, umur 18 tahun telah mengkomsumsi obat- obatan tertentu yang gejala-gejalanya mirip dengan pengguna obat-obatan istilah Pil PCC.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Diduga sakit yang diderita pemuda yang bernama Agus, umur 18 tahun telah mengkomsumsi obat- obatan tertentu yang gejala-gejalanya mirip dengan pengguna obat-obatan istilah Pil PCC.

BugisPos.com Bone — Seorang pemuda dari kelurahan Bajoe, kecamatan Tanete Riattang Timur, kabupaten Bone, tadi pagi dirawat di rumah Sakit Umum Tenriawaru Watampone, Rabu, 27/9/2017.

Diduga sakit yang diderita pemuda yang bernama Agus, umur 18 tahun telah mengkomsumsi obat- obatan tertentu yang gejala-gejalanya mirip dengan pengguna obat-obatan istilah Pil PCC yang lagi banyak dibicarakan saat ini.

Menurut orang tua pasien, Adi umur 32 tahun, sehari-harinya sebagai Nelayan bahwa putranya sudah 3 hari mengalami sakit seperti tersebut, mata merah sering ngamuk tak karuan sehingga Ia membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,ucapnya.

Humas Rumah Sakit Umum Tenriawaru Watampone Ramli kepada Bugis Pos menyampaikan bahwa pasien tersebut saat dirawat di rumah sakit dalam kondisi tidak sadar, sering mengamuk serta bicara sendiri sehingga dokter memberinya obat penenang, melihat gejala-gejala sakitnya, dugaan pasien ini sudah mengkomsumsi obat-obat tertentu, kata Ramli.

” Pasien tersebut tadi sudah mendapatkan pemeriksaan dokter namun hasil diagnosa penyakitnya belum ada yang pasti, pihak dokter masih akan melakukan pemeriksaan lanjutan, untuk memastikan penyebab pasien mengalami hal seperti tersebut, “Tutup Humas Rumah Sakit Tenriawaru Watampone. – Sadli-


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya