HTTP Status[404] Errno [0]

28 September 2017 17:38
Andi Zainal Abidin, bersama Nenek Norma dan Umar mengungkap kronologis terbongkarnya pernikahan sejenis di Ere Lebu Bontotiro
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Andi Zainal Abidin, bersama Nenek Normavdan Umar mengungkap kronologis terbongkarnya pernikahan sejenis di Ere Lebu Bontotir

BugisPos, Bulukumba .- Berita soal pernikahan sesama jenis di Dusun Ere Lebu Kecamatan Bontotiro, Bulukumba, memang menghebohkan apalagi pernikahan sesama jenis sangat tidak lazim.

Seperti diketahui, pada 17 September lalu, berlangsung pernikahan antara Rahmat Yani warga desa Pataro Kecamatan Herlang dengan Syarifa Nurul Husna binti Amri alias Uni.

Pernikahan keduanya berlangsung dikediaman Amri di dusun Ere Lebu, keduanya di nikahkan oleh Syafaruddin S.pd imam Mesjid di kampung itu, disaksikan pihak keluarga Amri.

Wartawan Bugispos.com H.Suaedy Lantara bersama Kadis PPPA Hj.Darmawati, Kamis (28/9) mencoba mendatangi kediaman orang tua Uni di Bontotiro, namun saat tiba di rumah itu, yang ada hanya Norma, nenek Uni, Umar , paman Uni,Kepala Lingkungan Ere Lebu Barat Andi Zainal Abidin serta keluarga dan tetangga.
Sementara Uni bersama orang tuanya berada di Dusun Tarampang Kecamatan Bontobahari.

Andi Zainal Abidin, kepala Dusun Ere Lebu Barat, secara tegas mengungkap kronologis pernikahan perempuan sejenis ini, karena mengetahui pernikahan pasangan mudah ini tidak tercatat di KUA, sehingga Zainal berusaha agar pernikahan warganya segera tercatat di KUA, apalagi keduanya terlihat bahagia.

Sehari setelah pernikahan Rahmat Yani dengan Syarifa, Andi Zainal menghubungi keluarga Rahmat Yani di desa Pataro, mempertanyakan kenapa tidak ada keluarga Rahmat yang menemani saat berlangsung pernikahan. Dan menurut Olleng, sepupu Rahmat seperti diceritakan Zainal, nanti hidup bapaknya Yani demikian nama akrabnya Rahmat, baru bisa dilamarkan.

Artinya, pernyataan Olleng mencurigakan dia, apalagi Olleng sempat menyampaikan kalau Yani itu bukan laki laki. Akhirnya pada Senin (18/9) Zainal mendatangi rumah Amri mencari Rahmat.

Dan saat itu Rahmat mengenakan kaos singlet. ” Saya mau tanyako, kamu ini laki laki atau perempuan, ayo jujur,” tanya Zainal kepada Rahmat.

Dengan tegas, Rahmat mengaku dia laki laki, sambil memperlihatkan barangnya yang terbungkus celana. Namun saat Zainal meminta untuk masuk ke kamar bersama isterinya yang baru saja dinikahi, dengan maksud lebih meyakinkan apakah dia laki laki atau bukan. Namun Rahmat menolak dengan alasan hendak pergi ke suatu tempat, sehingga makin menguatkan kecurigaan Zainal.

Dan saat itu, Rahmat pergi bersama isterinya ke rumah Lajju Siga yang tidak lain kakek Uni, di Tarampang kecamatan Bontobahari dengan mengendarai sepada motor. Karena Zainal tetap yakin kalau menantu Amri seorang perempuan, sehingga dia berinisiatif mendatangi rumah Lajju Siga di Tarampang pada pukul 01.00 wita ditemani Suharman, anggota Polsek Bontobahari.

Setiba di rumah Lajju Siga, sang Kepala Lingkungan Ere Lebu Barat ini, kembali menemui Rahmat Yani bersama isterinya. Lagi lagi Zainal meminta Rahmat Yani untuk jujur, namun Rahmat Yani tetap ngotot mengaku lelaki, sehingga Zainal mengajak menantu Amri ini untuk diperiksa kelaminnya, dan Rahmat memperlihatkan celana dalamnya dan dari balik celana dalam Rahmat terlihat sesuatu mirip milik pria.

Namun Zainal tetap tidak yakin, meski sudah dilihat dari balik celana dalam Rahmat, sehingga Zainal meminta Lajju Siga bersama Jufri anak Lajju Siga untuk memeriksa Rahmat. Dan ternyata seperti diceritakan Zainal kepada Bugispos.com Lajju Siga tiba tiba histeris. ” Ooo nupakasiri’ ma nakke Rahmat, ” kata Lajju seperti disampaikan Zainal.

Dan malam itu juga, sekitar pukul 02.00 dinihari, menurut Zainal, dia bersama Surahman memeriksa rangsel milik Rahmat, satu persatu isi rangsel diperiksa, akhirnya ditemukan KTP milik Rahmat Yani, dengan status laki laki, alamat Makassar. Selain itu, juga ditemukan barang aneh mirip kelamin laki laki, akhirnya terbongkar kalau Rahmat Yani adalah kelamin perempuan dan dinihari itu juga Rahmat dibawa ke Mapolsek Bontobahari bersama barang bukti kelamin palsu laki laki.

” Jadi begitu ceritanya pak, sehingga pernikahan sesama jenis ini terbongkar dan saya lakukan ini, karena takut ikut bersalah dan mudah mudahan tidak ada azab, ” papar Andi Zainal Abidin. – SUAEDY LANTARA,-

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya