HTTP Status[404] Errno [0]

Matemija, Minta Kapolri Copot Kapolda Sulsel

05 October 2017 00:59
Matemija, Minta Kapolri Copot Kapolda Sulsel
Aliansi Pemuda Anti Narkotika melakukan aksi unjukrasa di Markas kepolisian Daerah provinsi Sulawesi Selatan.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Aliansi Pemuda Anti Narkotika melakukan aksi unjukrasa di Markas kepolisian Daerah provinsi Sulawesi Selatan.

BugisPos.com — Aliansi Pemuda Anti Narkotika melakukan aksi unjukrasa di Markas kepolisian Daerah provinsi Sulawesi Selatan dan meminta Kapolri agar mencopot Kapolda Sulsel yang dinilai lalai dalam penanganan kasus Obat daftar G yang melibatkan Alex seorang bandar yang menjadi tersangka. Rabu, 04/10/2017.

Irsan Karsa yang bertindak selaku Jenderal Lapangan dalam Aliansi Pemuda Anti Narkotika dengan tegas meminta kapolri untuk mengevaluasi kinerja penyidik dan mencopot kapolda sulsel yang telah terindikasi telah lalai dalam penangan kasus Alex didukung penyidik tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

Beberapa lembaga yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Anti Narkotika telah menyiapkan beberapa bukti-bukti dasar untuk dilaporkan ke Mabes Polri terkait tindakan proses hukum.

” Kasus narkoba yang diduga belum diproses sesuai aturan hukum yang berlaku sehingga bandar dan pengedar obat terlarang masih bebas berkeliaran “, pungkasnya.

Menurut Irsan dalam orasinya, Penaganan kasus yang melibatkan sang bandar obat-obatan daftar G tersangka Alex, merupakan sesuatu hal yang sangat menodai adat dan istiadat kita yang ada di Sulawesi selatan.

” Peredaran obat-obatan ini sangat merusak generasi bangsa, namun dengan bebasnya obat-obat ini beredar di tanah Sul-sel justru kita pertanyakan sejauh mana pengawasan pihak kepolisian dalam menagani peredaran ini “, jelasnya.

“ Alex yang telah ditangkap beberapa waktu yang lalu, dibebeskan kemudian setelah penangkapan tersebut tanpa ada penjelasan resmi dari pihak penegakan hukum dalam hal ini pihak kepolisian, setelah beberapa hari dibebaskan kemudian alex ini di tangkap kembali “, terangnya.

Di lokasi yang sama pengunjukrasa lainnya menilai, bahwa supremasi penegakan hukum hari ini menjadi sebuah permainan menarik yang di pertontonkan oleh para oknum penegak hukum, semua elemen penegakan hukum dengan mudahnya dipengaruhi oleh orang-orang yang memiliki kedekatan dengan sang penguasa.

” Dimana Hukum tidak lagi menjadi sesuatu hal yang menakutkan bagi sang pelanggarnya melainkan menjadi sesuatu hal yang di sepelehkan dimana realitas yang kita saksikan hukum telah tumpul keatas namun tajam kebawah, siapa pun yang berduit dan berkuasa mampu lolos dari jeratan hukum yang ada “, ujarnya. – Ali –


Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya