HTTP Status[404] Errno [0]

Kodong, Biaya Pengurusan KTP dan KK di Polman Mencekik Leher

08 October 2017 22:03
Kodong, Biaya Pengurusan KTP dan KK di Polman Mencekik Leher
Ilustrasi.
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Ilustrasi.

BugisPos.com — Biaya pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga di dusun Tete Desa Paku Kecamatan Binuang Kabupaten Polman Provinsi Sulawesi Barat menuai banyak protes dari warganya.

Karena salah satu oknum aparat desa membebani warganya dengan biaya pengurusan yang harganya mencapai ratusan ribu rupiah. Seperti yang dialami Rahma, salah seorang ibu rumah tangga di Dusun itu, Ia mengaku harus bayar sejumlah uang ke oknum Kepala Dusun untuk membayar biaya pengurusan dokumen kependudukan.

“Kami berikan kepada Kepala Dusun Tete Rp. 850.000 yang katanya untuk biaya pengurusan dan operasional pembuatan KK, KTP dan Akta Kelahiran, dan itu kami berikan, karena kami percaya kepada oknum Kepala Dusun itu, terlebih dia adalah tokoh masyarakat di Dusun ini” ungkap Rahma.

Untuk harga sejumlah itu, waktu pembuatan tidak perlu menunggu lama karena hanya memakan waktu dua minggu saja.

Terkait keluhan warga, Kepala Desa Paku. Syarifudin membantah bahwa ada oknum aparatnta yang mengenakan tarif pembuatan sebesar itu.

“Tidak ada aparat saya yang meminta uang sebanyak itu kepada warga nya, kalau ada siapa warga itu, nanti saya akan datangi” Tegas Syarifuddin ke Awak Media.

Terkait pungutan itu, Sarifuddin meminta jangan mudah percaya kepada omongan masyarakat secara sepihak. Namun Ia membenarkan, beberapa waktu lalu, ada empat orang warga yang melapor ke dia, selanjutnya pihak binmas sudah menangani hal itu, dan dianggapnya informasi itu tidak benar.

Disisi lain Syarifuddin selaku Kepala desa membantah, namun disisi lain dia membenarkan bahwa dibulan Juni lalu ada sekitar 30 orang warga yang mengadu kepadanya telah dimintai sejumlah uang untuk pengurusan dokumen kependudukan dengan harga bervariasi.

“Kepala Dusun memang biasanya membantu masyarakatnya, mengurus dokumen dan masyarakat biasanya memberikan biaya transportasi yang akan digunakan dari Desa Paku ke Kota, jadi yang diberikan itu hanyalah biaya transportasi” Kilah Syafrudin Kepala Desa yang Berbatasan degan Kabupaten Pinrang ini.(*)

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya