HTTP Status[404] Errno [0]

BAK: Butuh Figur Untuk Memperjuangkan Buku Seni dan Kebudayaan

21 October 2017 20:19
BAK: Butuh Figur Untuk Memperjuangkan Buku Seni dan Kebudayaan
Bachtiar Adnan Kusuma bersama Ketua Umum DPP Jurnalis Media Online Indonesia di Kongres Join di Makassar
  • share facebook - suara.com
  • share twitter - suara.com
  • share google plus - suara.com

Bachtiar Adnan Kusuma bersama Ketua Umum DPP Jurnalis Media Online Indonesia di Kongres Join di Makassar

BugisPos – Penggagas Gerakan Sayang Buku dan Ibu Suka Membaca Sulsel, Bachtiar Adnan Kusuma, menilai belum adanya menonjol program garis perjuangan calon Gubernur Sulsel untuk memperjuangkan regulasi buku lokal, dunia kesenian dan kebangkitan kebudayaan Sulsel. Nyaris sebagian besar program-program yang ditawarkan para kandidat gubernur Sulsel masih fokus pengembangan ekonomi, pendidikan, pertanian, infra struktur dan koperasi. Padahal, para pekerja seni, budaya dan perbukuan butuh perhatian dan sentuhan untuk mendapat perhatian dari para kandidat.

Menurut Penggagas Gerakan Indonesia Membaca dan Menulis( GIMM Indonesia ) ini, di sektor perbukuan misalnya, perlu ada regulasi buku lokal yang mengatur ekosistem perbukuan lokal. Pajak buku, pajak penulis serta subsidi biaya cetak buku karya penulis lokal perlu disiapkan oleh pemerintah demi tumbuhnya ekosisten ekonomi perbukuan di Sulsel.

” Kalau saja ada calon Gubernur Sulsel yang mau menghidupkan iklim perbukuan lokal dengan memberikan kebijakan regulasi dalam bentuk program dan anggaran pemberdayaan penulis, penerbit dan toko buku.

” kami siap mendukung kandidat gubernur yang pro gerakan membaca dan gerakan perbukuan lokal,” harap Sekjen Asosiasi Penulis Profesional Indonesia pusat ini.

Karena itu, kita butuh calon gubernur yang mendukung iklim investasi perbukuan di Sulsel, mendukung tata niaga buku lokal dan siap membeli buku buku penulis Sulsel lewat kebijakan APBD Sulsel.

Kalau hal ini bisa diwujudkan di Sulsel, maka Bachtiar AK yakin kesejahteraan dan tumbuhnya industri kreatif bisa hidup dengan baik. ” Ide-ide dan semangat menumbuhkan dunia perbukuan di Sulsel telah kami sampaikan pada Tim Nurdin Halid melalui Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Drs H.A.Kadir Halid di DPRD Sulsel. Kami yakin Kadir Halid bisa menjadi pembuka jalan ke Nurdin Halid agar memperjuangkan nasib penulis dan industri perbukuan di Sulsel.

Selain itu, memberikan perhatian bagi dunia kesenian dan kebudayaan di Sulsel. Selain berharap agar pekerja perbukuan mendapat perhatian dari Nurdin Halid, “kami juga bersedia berduskusi dengan kandidat lainnya, Nurdin Abdullah dan IYL.
Asosiasi Penulis telah terbentuk di 18 kab kota di Sulsel, 22 Kab Kota Gerakan Sayang Buku Ibu Suka Membaca Sulsel dan 2.040 perpustakaan desa dan kelurahan di Sulsel. – Anjas–

Bugispos.com

Bugispos.com adalah media online yang
menyajikan berita terbaru dan populer, baik hukum, kriminal, peristiwa, politik, bisnis, entertainment, event serta berita lainnya